Sabtu, 03 Oktober 2026

Empat Kandidat Bertarung pada Pilkades, Rekam Jejak dan Integritas Kandidat Disorot

Salamuddin Tandang - Sabtu, 03 Oktober 2026 09:13 WIB
Empat Kandidat Bertarung pada Pilkades, Rekam Jejak dan Integritas Kandidat Disorot
foto ist
Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, untuk periode 2026–2034 mulai memasuki fase persaingan terbuka.

POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, untuk periode 2026–2034 mulai memasuki fase persaingan terbuka. Empat kandidat disebut mengikuti kontestasi tersebut, dengan masing-masing membawa latar belakang, jaringan sosial, serta gagasan pembangunan yang berbeda.

Di tengah proses sosialisasi, rekam jejak pengelolaan pemerintahan desa menjadi salah satu isu yang diperbincangkan masyarakat.

Salah seorang kandidat bahkan kembali dikaitkan dengan persoalan temuan pengelolaan keuangan desa ketika pernah menjabat sebagai kepala desa pada periode 2013–2017.

Baca Juga:

Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, terdapat temuan terkait keuangan desa yang kemudian ditindaklanjuti melalui pengembalian sejumlah dana kepada pihak inspektorat.

Namun, hingga kini, substansi dan status administratif temuan tersebut perlu ditempatkan berdasarkan dokumen resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

Baca Juga:

Persoalan itu kembali muncul karena kandidat bersangkutan kini kembali menghikuti kontestasi kepala desa. Sejumlah warga menilai rekam jejak pengelolaan keuangan publik patut menjadi bahan pertimbangan masyarakat, khususnya karena kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola anggaran dan menjalankan pemerintahan desa.

Selain persoalan keuangan desa, beredar pula informasi mengenai persoalan yang dikaitkan dengan pengelolaan keuangan jemaat gereja. Informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan dokumen pendukung dari pihak terkait sehingga tidak layak diposisikan sebagai fakta hukum sebelum terdapat penjelasan resmi.

Sementara itu, Johanes Sitohang, salah satu kandidat dalam kontestasi tersebut, Sabtu (3/10/2026), memilih mengambil sikap tidak menyerang kandidat lain. Ia menyatakan bahwa masyarakat memiliki hak untuk menilai setiap calon berdasarkan rekam jejak, program, serta kemampuan masing-masing.

Johanes mengajak seluruh pihak menjaga proses pemilihan agar berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Menurutnya, Pilkades bukan sekadar kompetisi memperoleh jabatan, melainkan momentum menentukan arah pembangunan Baringin Natam dalam beberapa tahun mendatang.

"Saya tidak ingin mengomentari jejak calon lain. Biarlah masyarakat yang menilai. Saya berharap pemilihan kepala desa berjalan aman, lancar dan sukses karena ini merupakan kepentingan kita bersama," ujar Johanes.

Tags
beritaTerkait
Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
Polres Humbang Hasundutan Gelar Acara Pelepasan Purna Bakti Wakapolres Manson Nainggolan
Bupati Humbahas Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu
Bupati Oloan P Nababan Dorong Kemajuan Olahraga dan Pembinaan Generasi Muda Humbang Hasundutan
Polres Humbang Hasundutan Gencar Patroli Malam Agar Kamtibmas Tetap Kondusif
Pimpin Upacara Haornas ke-43, Bupati Humbahas Minta Tingkatkan Disiplin ASN
komentar
beritaTerbaru
Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat

Global 12 jam lalu