Sabtu, 03 Oktober 2026

Banyak Usulan Guru Besar Terkendala Publikasi, LLDikti Gandeng BINUS Perkuat Strategi Scopus

Jafar Sidik - Sabtu, 03 Oktober 2026 12:16 WIB
Banyak Usulan Guru Besar Terkendala Publikasi, LLDikti Gandeng BINUS Perkuat Strategi Scopus
(Dam)
Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D.Didampingi Campus Director BINUS @Medan Tri Juniarty, S.Kom., M.M., dan Academic, Research, and Student Development Manager BINUS @Medan Dr. Ignatius Edward Riantono.

POSMETRO MEDAN- Persoalan publikasi jurnal internasional masih menjadi salah satu kendala dosen di Sumatera Utara dalam mengajukan kenaikan jabatan akademik hingga Guru Besar. Dari setiap periode pengusulan, jumlah dosen yang lolos dinilai masih jauh lebih sedikit dibandingkan yang mengajukan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I menggandeng BINUS @Medan menggelar workshop bertema "From Publication to Professorship: Strategies for International Q1-Q2 Scopus Publications and Academic Career Development".

Lokakarya berlangsung pada Jumat (2/10/2026) di Xperience Space Lantai 1, Kampus BINUS @Medan, Delipark, Jalan Putri Hijau Dalam, Medan ini dibuka Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D.

Baca Juga:

Prof Saiful menuturkan, kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap banyaknya publikasi jurnal internasional dosen yang ditolak reviewer ketika diajukan sebagai bagian dari persyaratan kenaikan jabatan akademik, khususnya Lektor Kepala dan Guru Besar.

"Kalau ada 10 yang mengusul Guru Besar di setiap periode, yang diterima kadang hanya tiga atau empat," ujar Prof. Saiful dalam wawancara di sela kegiatan.

Baca Juga:

Didampingi Campus Director BINUS @Medan Tri Juniarty, S.Kom., M.M., dan Academic, Research, and Student Development Manager BINUS @Medan Dr. Ignatius Edward Riantono, ia menjelaskan, dalam setiap periode terdapat sekitar 10 hingga 15 dosen di Sumatera Utara yang mengajukan Guru Besar.

Menurut Prof. Saiful, persoalan tersebut menjadi perhatian LLDikti Wilayah I karena target peningkatan jumlah Guru Besar tidak cukup hanya dilihat dari berapa banyak dosen yang mengajukan maupun berapa banyak Surat Keputusan (SK) Guru Besar yang berhasil diterbitkan.

"Bukan di target jumlah, tapi tingginya penolakan itu. Saya tidak puas," ungkapnya.

la menuturkan, LLDikti Wilayah I sebenarnya telah melampaui target penerbitan SK Guru Besar.

Pada 2025, misalnya, sebanyak 32 SK Guru Besar berhasil diperoleh, melampaui target tahunan sebanyak 25 Guru Besar. Sementara sejak 2023, capaian tahunan disebut berada di kisaran 26 hingga 28 Guru Besar.

Tags
beritaTerkait
Pria Ini Jual Hasil Curian Cuma Rp200 Ribu Padahal Barangnya AC dan Televisi
Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...
RICO WAAS MULAI PROGRAM 1.000 LPJU MEDAN UTARA DAPAT 183 TITIK, TAHUN DEPAN DITARGETKAN 5.000
Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah
Lagi dan Lagi, DPC GRIB Jaya Kota Medan Terima Bantuan Setengah Ton Beras dari Hamba Allah
Nobar Film G30S/PKI, Lom Lom Suwondo Ajak Masyarakat Jadikan Sejarah sebagai Pelajaran
komentar
beritaTerbaru
Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat

Global 17 jam lalu