"Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dari kemampuan membentuk manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Pendidikan Kristen memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, kedisiplinan, dan semangat melayani," ujar Bupati.
Baca Juga:
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., mengapresiasi kontribusi MPK dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperluas akses pendidikan tanpa membeda-bedakan latar belakang suku maupun agama.
Baca Juga:
"Pendidikan yang berkualitas harus memadukan olah pikir dan olah rasa. Kita ingin melahirkan generasi cerdas yang memiliki kerendahan hati, empati, dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tema Fructus in Altum, kami berharap MPK terus memperkuat sinergi dengan Kementerian untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter," pungkas Menteri.
Dalam laporan pelaksanaannya, Wakil Bupati Tapanuli Utara sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Rakernas V MPK, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menjelaskan bahwa transformasi sekolah Kristen harus siap merespons pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) tanpa mengorbankan identitas dan nilai-nilai Kristiani.
Rangkaian acara Rakernas V MPK meliputi:
Tags
beritaTerkait
komentar