Wabup Labuhanbatu H Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Deli Serdang — Di tengah semangat mewujudkan Generasi Emas 2045 sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sebuah ironi terjadi di Kabupaten Deli Serdang.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyegel Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Wasliyah Patumbukan, Kecamatan Galang, yang memicu kecaman dari berbagai kalangan, termasuk dari Ariswan, Koordinator Nasional Presidium Rakyat Membangun Peradaban (PERMADA).
Saat dihubungi media melalui sambungan telepon pada Senin (14/7), Ariswan menilai penyegelan oleh Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, sebagai tindakan yang mencederai dunia pendidikan.
Baca Juga:
"Apa pun persoalan antara Pemkab Deli Serdang dan pihak Al Wasliyah, anak-anak tidak boleh menjadi korban. Tindakan ini mencoreng cita-cita besar bangsa. Bagaimana mungkin kita ingin mencetak Generasi Emas 2045 jika tempat belajar mereka justru ditutup paksa?" ujarnya dengan nada prihatin.
Ia juga mempertanyakan komitmen Bupati Ashari Tambunan dalam mendukung visi nasional yang dicanangkan pemerintahan pusat. Menurutnya, penutupan sekolah bukan hanya persoalan administratif, melainkan bentuk pengingkaran terhadap amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca Juga:
Ariswan mendesak agar pemerintah pusat segera turun tangan. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, serta DPR RI untuk segera mengambil tindakan konkret. Bila penyegelan tidak segera dihentikan dan proses belajar-mengajar tidak kembali berlangsung, Ariswan menegaskan bahwa PERMADA siap menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Deli Serdang maupun di depan Istana Negara di Jakarta.
"Kami tidak akan tinggal diam jika generasi penerus bangsa terus dikorbankan oleh ego kekuasaan. Pemimpin sejati adalah mereka yang merangkul rakyat, bukan menutup masa depan mereka," tegasnya.
Ariswan menutup pernyataannya dengan seruan moral kepada para pemangku kepentingan agar mengembalikan fungsi sekolah sebagai tempat suci untuk mencetak masa depan bangsa, bukan sebagai medan konflik kepentingan.
"Jika visi Generasi Emas 2045 adalah komitmen bersama, maka biarkanlah sekolah berdiri tegak sebagai benteng pendidikan, bukan sebagai korban kepentingan kekuasaan," pungkasnya.(Tim/Red)
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 6 jam lalu
Dugaan Korupsi Dana Hibah, MD KAHMI Labuhanbatu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan.
Sumut 6 jam lalu
MBG Basi dan Bau Dihentikan, Orang Tua Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Apresiasi Ketegasan Kepala Sekolah.
Medan 6 jam lalu
Kecelakaan di Tol Tebing Tinggi&ndashIndrapura, 1 Orang Luka Berat dan 2 Luka Ringan
Peristiwa 7 jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan sukses menggelar ajang Lomba Orasi Damai 2026 Kapolrestabes Medan Cup yang berlangsung di halaman Mapolrest
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut kembali membuktikan eksistensinya. Tak hanya vokal di jalanan, KS
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat turut berpartisipasi dalam Rapat Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, SHAT PTSL,
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Cikeas Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bukan hany
Inter-Nasional 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Mataram Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daera
Inter-Nasional 12 jam lalu
POSMETRO, MEDAN, Jakarta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH)
Inter-Nasional 13 jam lalu