Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX
Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX di Binjai Timur.
Kriminal 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Kabut tipis yang menyelimuti Sidamanik bukan sekadar embun pagi. Ia ibarat tirai yang menyimpan kisah panjang: cerita kebun teh yang tumbuh sebagai saksi sejarah sekaligus pesan persatuan yang diwariskan para raja Simalungun.
Dalam peringatan Hari Jadi ke-154 Kota Pematangsiantar, gema pesan itu kembali teringat. Dari tanah pengasingannya di Bengkalis, RajaSang Naualuh Damanik pernah menitipkan pesan terakhir: "Bersatulah rakyat Simalungun." Seruan itu kini seakan menyatukan masa lalu dan masa kini dalam satu napas kebersamaan.
Sidamanik: Teh dan Ingatan Kolektif
Baca Juga:
Bagi masyarakat Simalungun, Sidamanik bukan sekadar hamparan hijau. Ia adalah pusaka yang melahirkan identitas. Setiap pucuk teh yang dipetik menyimpan serpihan kisah tentang keringat petani, harmoni alam, dan kebersamaan yang membentuk wajah kampung.
Sejak masa kolonial hingga hari ini, kebun teh Sidamanik menjadi ruang hidup: tempat orang tua bercerita, anak-anak berlari, hingga generasi muda belajar mengenal tanah leluhurnya.
Baca Juga:
Raja Sang Naualuh: Dari Siantar ke Bengkalis
RajaSang Naualuh Damanik, penguasa ke-14 Kerajaan Siantar, dikenal sebagai simbol perlawanan sekaligus pemersatu rakyat. Pada 1908 ia diasingkan ke Bengkalis. Namun, di tanah jauh itu pun ia tetap menyuarakan pesan abadi: rakyat Simalungun harus bersatu.
Pesan itu kembali dihidupkan pemerintah kota melalui ziarah ke makam Sang Naualuh. Bukan sekadar ritual, tetapi upaya merajut ingatan bersama bahwa persatuan adalah warisan paling berharga.
Siantar dalam Jejak Sejarah
Hari Jadi Kota Pematangsiantar yang diperingati setiap 24 April dipilih bertepatan dengan tanggal lahir Sang Naualuh. Pilihan ini bukan kebetulan, melainkan penegasan bahwa denyut kota lahir dari darah, air mata, dan kebijaksanaan seorang raja yang mendambakan persatuan rakyatnya.
"Bersatulah rakyat Simalungun," pesan itu terus menggema, bukan sekadar nostalgia, tetapi panggilan zaman. Warisan Sang Naualuh bukan hanya cerita sejarah, melainkan fondasi bagi langkah masyarakat Simalungun menatap masa depan.(erni)
Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX di Binjai Timur.
Kriminal 8 menit lalu
Lewat Komin TV, Diskominfo Medan Raih Peringkat Kedua Perangkat Daerah Terinovatif IGA 2025
Medan 19 menit lalu
Hadiri Meugang Puasa Di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Rico WaasBangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya.
Medan 31 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polisi menangguhkan penahanan Persadaan Putra, tersangka kasus penganiayaan secara bersamasama terhadap dua orang kor
Kriminal 53 menit lalu
Cuti Bersama Imlek 2026 Bakal Ada Long Weekend 4 Hari BerturutTurut, Catat Tanggalnya!
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan sukses membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi i
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan kegamaan dengan tajuk Pengajian Silatur
Medan satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Memasuki hari ke11 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumut menca
Medan 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Memasuki bulan suci Ramadhan, sering mengalami masalah soal bau mulut.Sebenarnya bau mulut saat puasa merupakan kondi
Lifestyle 5 jam lalu