Sabtu, 14 Februari 2026
Guru Honorer SMP di Deli Serdang Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni, Suami Tukang Becak

Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Tak Ada Maksud Negatif

Administrator - Sabtu, 06 September 2025 21:15 WIB
Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Tak Ada Maksud Negatif
IST
Masriani dan keluarganya.

POSMETRO MEDAN,Deli Serdang – Seorang guruSMP swasta di Deli Serdang, Masriani, akhirnya angkat bicara terkait video dirinya yang sempat viral di media sosial.

Dalam video klarifikasi yang direkam di rumahnya di Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Masriani menegaskan bahwa tidak ada maksud tertentu di balik rekaman yang beredar.

Masriani menjelaskan bahwa rumah yang menjadi sorotan dalam video tersebut bukanlah tempat tinggal utama keluarganya. Menurutnya, rumah itu awalnya dibangun sekitar tujuh tahun lalu untuk keperluan ternak ayam dan bebek, sekaligus dijadikan gudang penyimpanan setelah acara pesta keluarga.

Baca Juga:

"Sebenarnya kami tinggal di rumah sewa di depan. Sedangkan rumah di belakang itu dulunya untuk ternak dan kebun. Ada timun, gambas, bayam juga kami tanam di situ," jelasnya.

Ia mengaku terkejut karena video yang dibuat dengan tujuan untuk pengajuan bedah rumah justru tersebar luas di media sosial tanpa sepengetahuannya. Masriani bahkan sudah meminta agar rekaman tersebut tidak dipublikasikan.

Baca Juga:

"Saya jujur sudah bilang, jangan diviralkan. Karena banyak orang yang kenal saya di Serdang Bedagai, termasuk di organisasi yang pernah saya ikuti," katanya.

Lebih lanjut, Masriani menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Bupati Deli Serdang. Ia menegaskan dirinya masih sehat dan mampu menghidupi keluarga, sehingga tidak ingin dianggap meminta belas kasihan.

"Saya tidak ingin masalah ini berimbas ke pekerjaan saya sebagai guru. Demi Allah, saya tidak ada maksud lain. Saya mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya.

Masriani berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa dirinya tidak pernah berniat mencari keuntungan pribadi dari viralnya video tersebut.

"Sekali lagi saya mohon maaf lahir dan batin. Semoga persoalan ini bisa selesai dengan baik," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, nasib memprihatinkan dialami seorang guru honorer bernama Masriani (58), warga Desa Bandar Labuhan, Dusun III, Jalan Bandar Labuhan Bawah Gang Damai, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam video yang beredar di medsos dan grup WhatsApp terlihat Masriani duduk di rumahnya. Kondisi rumahnya sudah mau roboh. Kalau hujan rumahnya basah, karena atapnya hanya terbuat dari terpal.

Di usianya yang mendekati senja, Mariaseh masih setia mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik meski penghasilan yang diterima sangat minim. Ia hidup bersama sang suami, Rojali (56), seorang tukang becak, di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kata layak.

Kondisi ekonomi keluarga ini semakin terhimpit lantaran gaji honorer yang diterima Mariaseh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, penghasilan Rojali dari menarik becak juga tidak menentu.

Kehidupan Mariaseh dan Rojali menjadi potret nyata perjuangan masyarakat kecil yang kerap terabaikan, meskipun peran mereka, terutama Mariaseh sebagai pendidik, sangat penting dalam mencerdaskan generasi muda di desa.

Warga sekitar berharap perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar kehidupan Mariaseh dan keluarganya dapat lebih layak. Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih banyak guru honorer di pelosok daerah yang membutuhkan dukungan nyata untuk bertahan hidup.(Red)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah Sosialisasi ke Uhamka, Progres Venue Capai 50 Persen
Pemkab Deli Serdang Serius Tata Jaringan Kabel Utilitas
KPK Serahkan Buku Antikorupsi ke MRPTNI, Perkuat Integritas SNPMB 2026
Camat Medan Petisah Diduga Izinkan Tanah Eks Koperasi Dipakai Vihara
Polsek Tanjung Morawa Gelar Bakti Sosial Bantu Korban Kebakaran di Desa Penara Kebun
Asri Ludin Perintahkan Disdik Ambil Langkah Tegas & Terukur
komentar
beritaTerbaru