Minggu, 15 Februari 2026

Kunjungi Klambir 5, Anggota DPR RI Ijeck Dengar Keluhan soal Jalan Rusak Hingga Banjir

Administrator - Jumat, 17 Oktober 2025 20:54 WIB
Kunjungi Klambir 5, Anggota DPR RI Ijeck Dengar Keluhan soal Jalan Rusak Hingga Banjir
Ist
Anggota DPR Musa Rajekshah beri bantuan sembako pada warga Klambir 5

POSMETRO MEDAN, DELISERDANG- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah melakukan kunjungan kerja di Desa Klambir 5 Kampung, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/10/2025).

Dalam kunjungan kerja ini, Musa Rajekshah bertemu dengan ratusan warga yang berasal dari desa tersebut. Kegiatan yang dilakukan Musa Rajekshah ini sebagi bentuk membangun komunikasi dengan warga, menyoal permasalahan yang terjadi.

Baca Juga:

Baca Juga:

Ijeck bersama warga Klambir 5

Pria yang karib disapa Ijeck ini mengaku sudah berulangkali menyambangi Kawasan Klambir 5. Tidak hanya sebagai Anggota DPR RI, Ijeck juga beberapa kali mendatangi daerah tersebut saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

"Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali setelah kemarin pemilihan. Saya sebelum menjabat sebagai Wagub, dan setelah Wagub dan kemudian di DPR RI selalu datang kemari," kata Ijeck.

Tak mengulur-ulur waktu, Ijeck langsung meminta masyarakat menyampaikan keluhannya, terkhusus mengenai infrastruktur.

Kepala Desa Klambir 5 Kampung, Mishan menyampaikan keluhannya menyoal permasalahan banjir yang selalu melanda permukiman masyarakat.

Kalau dulu, kata Mishan banjir hanya datang pada Bulan November, namun sekarang tiap hujan air masuk ke rumah warga.

Karena banjir yang berasal dari Sungai Belawan, air sampai merusak jalan protocol di daerah tersebut.

"Jalan protokol berdampingan dengan aliran Sungai Belawan, Kalau dulu hanya pada bulan 11 saja banjir melanda, sekarang malah setiap bulan, apalagi kalau hujannya deras," kata dia.

Mishan mengaku, dinding penahan tanah di lereng atau tepi sungai atau yang dikenal Bronjong dicurigai jadi factor masalahnya.

Kemudian, warga lain bernama Hasan menyampaikan keluhan masalah perbaikan jalan yang masih belum tuntas dilakukan oleh pemerintah.

"Jalan Tandem Hilir sampai dengan perbatasan Marelan Kota Medan rusak parah, bahkan kerap menimbulkan kecelakaan dan memakan korban jiwa. Banyak juga kendaraan bermuatan berat yang melebihi kapasitas melintas. Kami mohon kepada Pak Ijeck untuk membantu menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.

Kemudian, warga lain juga menyampaikan masalah drainase serta sampah yang masih menjadi permasalahan warga di Kecamatan Sunggal tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ijeck akan memerintahkan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera untuk melakukan pengecekan terhadap sungai yang dianggap menjadi pemicu masalah banjir di permukiman masyarakat.

"Urusan sungai segera ditindaklanjuti oleh BBWS, saya sudah datangkan juga Kasatkernya di sini, kapan waktunya akan dilaksanakan, saya minta disegerakan," kata Ijeck.

Ijeck juga megomentari permasalahan perbaikan jalan yang belum tuntas dilakukan oleh pemerintah. Ijeck mengatakan, Kawasan Klambir 5 ini memiliki jalan yang statusnya milik Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Deliserdang.

Jikalau ini jalan berstatus milik pemerintah daerah, kata Ijeck Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar yang akan melanjutkannya ke Pemprov Sumut.

"Nanti akan disampaikan ke DPRD provinsi karena jalan di sini ada milik pemerintah Sumut. Ada wilayah kerjanya masing-masing dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten," jelasnya.

Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Wagirin Arman membenarkan bahwa Sebagian jalan tersebut tertunda perbaikannya, dikarenakan anggaran.

Di mana, pada saat itu, kata Wagirin anggaran sebenarnya sudah dipersiapkan, namun dialihkan karena wabah Covid-19 meluntuhkan perekonomian dunia, termasuk Sumatera Utara.

"Jalan itu sudah pernah dilakukan perbaikan. Kami sudah membahas di DPRD Sumut bersama dengan Pemprov Sumut. Saat ini menunggu kemampuan daerah bagaimana bisa memperbaiki jalan yang rusak, karena anggaran kemarin dialihkan karena wabah Covid-19. Kemudian kemarin juga anggaran untuk perbaikan jalan dialihkan untuk menunjang kegiatan nasional di Sumatera Utara," jelasnya.

Wagirin mengaku akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Klambir 5 tersebut ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Saya lahir dan besar di sini, saya akan terus memperjuangkan ini," katanya.

Terpisah, Kasatker BBWS II, Feri akan menurunkan tim untuk mempelajari kerusakan yang terjadi pada Sungai Belawan. Jikalau permasalahan tidak berat, pihaknya segera melakukan perbaikan guna mengatasi permasalahan banjir pada daerah tersebut.

"Setelah mendapatkan arahan dari Pak Ijeck, kami akan langsung menurunkan tim ke lokasi besok. Kalau bisa diatasi sementara kita akan kerjakan, tapi kalau skala besar, kita harus melaporkan hal ini ke pimpinan terlebih dahulu untuk mencari solusinya," kata dia.( Rel)

Editor
: Evi Tanjung
Tags
beritaTerkait
Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
PPTSB Bantu 60 KK Terdampak Bencana Longsor Humbahas
Ikuti Rapat Penanganan Pasca Bencana, Pemko Binjai Siap Perkuat Koordinasi
Kapolda Sumatera Selatan Salurkan Bantuan Sosial dan Bakti Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Sei Lepan Langkat
Puluhan Guru Muda Pulihkan Trauma Anak Aceh Lewat Sekolah Rakyat
DPD Golkar Sumut Salurkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak Bencana di Sibolga
komentar
beritaTerbaru