Kamis, 01 Oktober 2026

Banjir dan Longsor Tapteng Tewaskan 47 Orang, Akses Wilayah Terputus Total Namun Upaya Penanganan Terus Dimaksimalkan

Salamuddin Tandang - Jumat, 28 November 2025 19:00 WIB
Banjir dan Longsor Tapteng Tewaskan 47 Orang, Akses Wilayah Terputus Total Namun Upaya Penanganan Terus Dimaksimalkan
Ist
Sejak Selasa (25/11) telah menyebabkan korban jiwa mencapai 47 orang meninggal dunia. Selain itu, tercatat 507 orang luka-luka dan 51 orang dinyatakan hilang

3. Kecamatan Badiri: Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan 12 orang hilang. Wilayah terdampak mencapai 100%, sementara data korban luka belum tersedia.

4. Kecamatan Barus: Dua orang meninggal dunia. Laporan mengenai korban luka, korban hilang, dan jumlah pengungsi belum ada, dengan tingkat kerusakan wilayah mencapai 98%.

Baca Juga:

5. Kecamatan Sitahuis: Tujuh orang meninggal dunia. Data korban luka, hilang, dan pengungsi masih belum dilaporkan. Kecamatan ini terdampak sebesar 35%.

Secara keseluruhan, jumlah total korban meninggal dunia mencapai 47 orang, 507 orang luka, dan 51 orang hilang. Jumlah pengungsi masih terus bertambah seiring evakuasi.

Baca Juga:

Melihat skala kerusakan dan wilayah yang terdampak, penanganan bencana di Tapanuli Tengah telah ditingkatkan menjadi skala nasional. Lokasi pengungsian telah dipusatkan di GOR Pandan, dan dapur umum telah didirikan untuk menampung kebutuhan logistik para pengungsi.(lam)

Tags
beritaTerkait
DPD Tapanuli Utara Rayakan HUT Ke-1 dengan Penuh Kekeluargaan: “GMN Adalah Kita Semua”
Kemendagri: Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar di Deli Serdang tak Cacat Hukum
LKBH AMPI Binjai Siap Kawal Kasus Pembakaran Rumah Korban Intimidasi Jaringan Naekoba
P-APBD Pemkab Deliserdang TA 2026 Gagal Disahkan, Muhri Fauzi: Ketua DPRD Layak Diganti Gerindra
Nobar Film G30S/PKI, Lom Lom Suwondo Ajak Masyarakat Jadikan Sejarah sebagai Pelajaran
Bhabinkamtibmas Hadir Mendukung Ekonomi Kerakyatan
komentar
beritaTerbaru