Rabu, 11 Februari 2026

Warga Sibolga Mulai Panik dan Kelaparan, Minimarket Dirusak untuk Bertahan Hidup

Evi Tanjung - Sabtu, 29 November 2025 17:14 WIB
Warga Sibolga Mulai Panik dan Kelaparan, Minimarket Dirusak untuk Bertahan Hidup
Ist
Warga Sibolga kelaparan, stok makanan habis. Minimarket mulai kena jarah

POSMETRO MEDAN,Sibolga — Situasi di Kota Sibolga kian memprihatinkan. Warga mulai mengalami kepanikan dan kelaparan setelah pasokan pangan semakin menipis akibat terputusnya jalur distribusi. Kondisi ini memicu aksi penjarahan di sejumlah gerai minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.

Sejak pagi hingga siang hari, puluhan warga terlihat mendatangi beberapa toko yang sudah beberapa hari tutup karena tidak mendapat suplai logistik. Mereka merusak pintu dan mengambil barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, hingga susu anak. Tidak terlihat niat untuk merusak secara liar; warga hanya mengambil barang secukupnya untuk bertahan hidup.

"Kami sudah tidak punya makanan lagi. Uang pun sudah habis. Anak-anak kelaparan, kami terpaksa melakukan ini," ucap seorang ibu rumah tangga dengan suara gemetar.

Warga lain mengatakan mereka sudah menunggu bantuan selama tiga hari, namun belum satu pun yang tiba. Jalan utama menuju Sibolga dilaporkan rusak parah dan tertutup longsor, sehingga kendaraan logistik sulit masuk. Kondisi ini memperburuk keadaan dan membuat masyarakat semakin terdesak.

"Kami bukan mau merusak atau mencuri. Ini semata-mata karena keadaan sudah sangat darurat. Kalau distribusi lancar, kami tidak akan melakukan hal seperti ini," ujar salah satu warga pria sambil membawa dua bungkus mie dan sebotol minyak goreng.

Aksi penjarahan ini menambah keprihatinan terhadap kondisi Sibolga yang kini benar-benar terisolasi. Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil langkah cepat untuk membuka akses jalan, mengirim bantuan makanan, dan menenangkan kondisi masyarakat agar tidak semakin kacau.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan terlihat mulai berjaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi terjadinya aksi serupa, sementara pemerintah setempat disebut sedang berkoordinasi untuk percepatan distribusi bantuan darurat.(Rez)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru