POSMETRO MEDAN,Medan -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memperkirakan ada 26 wilayah di Sumatera Utara yang berpotensi dilanda cuaca buruk.
Menurut pengamatan BMKG, cuaca buruk tersebut dipicu adanya fenomena kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S.
Bibit Siklon Tropis 91S adalah sistem cuaca awal yang terdeteksi di Samudra Hindia, khususnya sebelah Barat Daya Lampung atau selatan Jawa Barat, dengan potensi berkembang menjadi siklon tropis penuh.
Baca Juga:
Dari pengamatan BMKG, Bibit Siklon Tropis 91S ini berlangsung selama delapan hari, terhitung tanggal 8 hingga 15 Desember 2025.
Forecaster BMKG Wilayah I Medan, Martha Manurung yang dikonfirmasi Tribun-medan.com melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya informasi ini.
Dari data yang disampaikan BMKG lewat siaran pers yang ditandatangani Kepala BMKG, Hendro Nugroho, Bibit Siklon 91S ini berpotensi memicu kemunculan cuaca buruk di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
26 Wilayah Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk
Dari pengamatan BMKG, wilayah yang berpotensi dilanda cuaca buruk itu tersebar di 26 wilayah.
"BMKG mengidentifikasi Bibit Siklon Tropis 915 yang berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung ini memicu belokan angin, konfluensi atau pertemuan massa udara, serta didukung gelombang atmosfer aktif dan fenomena MJO (Madden Julian Oscillation) yang berada dekat pusat sirkulasinya," kata Kepala BMKG Hendro Nugroho dalam siaran persnya.
Dengan kondisi seperti itu, ada potensi meningkatnya suplai air, sehingga memicu pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumatera Utara.
"Dalam seminggu ke depan beberapa wilayah di Sumatera Utara diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan. Masyarakat diimbau lebih waspada dan mengambil langkah antisipatif," imbau Hendro.
Adapun ke 26 wilayah tersebut sebagai berikut:
- Dairi
- Pakpak Bharat
- Humbang Hasundutan
- Nias
- Nias Selatan
- Nias Utara
- Nias Barat
- Kota Gunungsitoli
- Tapanuli Tengah
- Kota Sibolga
- Tapanuli Selatan
- Kota Padangsidimpuan
- Tapanuli Utara
- Mandailing Natal
- Padang Lawas
- Padang Lawas Utara
- Langkat
- Kota Medan
- Kota Binjai
- Deli Serdang
- Karo
- Simalungun
- Samosir
- Serdang Bedagai
- Kota Pematang Siantar
- Labuhanbatu Selatan
Tidak Seperti Siklon Senyar
orecaster BMKG Wilayah I Medan, Martha Manurung menyebutkan bahwa dampak Bibit Siklon Tropis 91S tidak sedahsyat Bibit Siklon Senyar.
Untuk diketahui, ketika Bibit Siklon Senyar berdampak ke wilayah Sumatera Utara, Kota Medan dilanda hujan selama dua hari penuh.
Akibatnya, ruas jalan dan rumah penduduk di beberapa wilayah Kota Medan terendam banjir.
Fenomena banjir ini membuat masyarakat panik, lantaran air yang menggenang ada yang setinggi dada orang dewasa, bahkan lebih. "Intensitasnya diprakirakan dampaknya tidak seperti Siklon Tropis Senyar untuk Kota Medan dan sekitarnya," kata
(wan/bbs)
Tags
beritaTerkait
komentar