Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus Dukung Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang — Sorotan publik terhadap kinerja Kepala Desa Tembung serta kenaikan signifikan harta kekayaannya terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Isu ini mencuat setelah salah satu warga net dengan akun Mas Bambang menyampaikan keluhan melalui kolom komentar media sosial, yang kemudian memantik reaksi luas dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, angkat bicara saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa secara prinsip negara tidak melarang warganya untuk menjadi kaya ataupun memiliki banyak harta.
"Negara tidak melarang warganya untuk kaya dan memiliki harta," ujar Lom Lom Suwondo singkat.
Meski demikian, pernyataan tersebut justru memicu diskusi lanjutan di tengah masyarakat Desa Tembung. Pasalnya, sorotan publik tidak semata tertuju pada bertambahnya harta sang kepala desa, melainkan juga pada kinerja pembangunan desa yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Seorang warga bernama Aldi menyampaikan bahwa secara pribadi ia tidak mempermasalahkan jika harta kepala desa bertambah, selama diperoleh dengan cara yang sah dan benar. Namun, ia menilai kondisi pembangunan di Desa Tembung justru menunjukkan kemunduran.
"Kalau hartanya bertambah sah-sah saja, asal diperoleh dengan cara yang baik. Tapi kami menilai ini langkah mundur bagi pembangunan Desa Tembung. Abang tengoklah jalan-jalan di desa ini, biar masyarakat bisa menilai sendiri," ujar Aldi.
Ia juga mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan audit secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa. Menurutnya, audit diperlukan untuk memastikan apakah dana desa digunakan sesuai peruntukan dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Perlu diaudit dana desa itu dipakai untuk apa saja, berjalan atau tidak, sesuai peruntukan atau tidak," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tembung belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan masyarakat tersebut. Sementara itu, desakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa terus menguat, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada kepentingan warga.(tim)
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 20 menit lalu
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 2 jam lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 7 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 8 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 22 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa kemarin
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin