Pimpinan UINSU Medan Kunjungi Polda Sumut di Momentum Syawal 1447 H
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang — Sorotan publik terhadap kinerja Kepala Desa Tembung serta kenaikan signifikan harta kekayaannya terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Isu ini mencuat setelah salah satu warga net dengan akun Mas Bambang menyampaikan keluhan melalui kolom komentar media sosial, yang kemudian memantik reaksi luas dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, angkat bicara saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa secara prinsip negara tidak melarang warganya untuk menjadi kaya ataupun memiliki banyak harta.
"Negara tidak melarang warganya untuk kaya dan memiliki harta," ujar Lom Lom Suwondo singkat.
Meski demikian, pernyataan tersebut justru memicu diskusi lanjutan di tengah masyarakat Desa Tembung. Pasalnya, sorotan publik tidak semata tertuju pada bertambahnya harta sang kepala desa, melainkan juga pada kinerja pembangunan desa yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Seorang warga bernama Aldi menyampaikan bahwa secara pribadi ia tidak mempermasalahkan jika harta kepala desa bertambah, selama diperoleh dengan cara yang sah dan benar. Namun, ia menilai kondisi pembangunan di Desa Tembung justru menunjukkan kemunduran.
"Kalau hartanya bertambah sah-sah saja, asal diperoleh dengan cara yang baik. Tapi kami menilai ini langkah mundur bagi pembangunan Desa Tembung. Abang tengoklah jalan-jalan di desa ini, biar masyarakat bisa menilai sendiri," ujar Aldi.
Ia juga mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan audit secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa. Menurutnya, audit diperlukan untuk memastikan apakah dana desa digunakan sesuai peruntukan dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Perlu diaudit dana desa itu dipakai untuk apa saja, berjalan atau tidak, sesuai peruntukan atau tidak," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tembung belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan masyarakat tersebut. Sementara itu, desakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa terus menguat, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada kepentingan warga.(tim)
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Kondisi masyarakat di Huntara (Hunian Sementara) Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Salah satu impian serta harapan besar bagi setiap siswa yang duduk kelas akhir madrasah yaitu dapat melanjutkan stud
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanjungbalai kembali beraktivitas pasca libur Ramadan dan Hari Raya Idulfi
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ma
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM. Said mendadak dipenuhi deretan karangan bunga. F
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Demi mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Ba
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasion
Inter-Nasional 6 jam lalu
Aprilia mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan di main race.
Sport 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid bersama Rektor Universitas
Inter-Nasional 7 jam lalu