Senin, 12 Oktober 2026

Setelah 3 Hari Polres Pakpak Bharat Bersama Stackholder Terkait dan Masyarakat Berhasil Temukan Mayat di Aliran Sungai Lae Kombih.

Salamuddin Tandang - Rabu, 11 Februari 2026 13:56 WIB
Setelah 3 Hari Polres Pakpak Bharat Bersama Stackholder Terkait dan Masyarakat Berhasil Temukan Mayat di Aliran Sungai Lae Kombih.
Ist
Dihadapan unsur pemerintahan setempat, pihak keluarga korban telah membuat Surat Pernyataan untuk tidak dilakukan Autopsi terhadap korban.

POSMETRO MEDAN,Pakpak Bharat - Polres Pakpak Bharat mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan masyarakat Desa Perolihen, Kecamatan STU Jehe Kabupaten Pakpak Bharat, menyusul ditemukannya jasadYanti Banurea (26), warga Dusun Cubancer Desa Kaban Tengah yang hilang di sungai padaSabtu (07/2/2026) sekira pukul 05.30 wib. Korban ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan tidak bernyawa dan mengapungdi aliran Sungai Lae Kombih Desa Perolihen, Kecamatan STU Jehe, padaSelasa (10/2/2026) sekira pukul 14.00 wib.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T.,S I.K.,M.H melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang S.H menjelaskan, berbagai upaya pencaharian terhadap korban telah dilakukan oleh Polres Pakpak Bharat, Polsek Sukaramai dan Stakeholder terkait serta masyarakat setempat, pasca korban dilaporkan oleh pihak keluarga tiga hari lalu. Namun pada akhirnya korban ditemukan masyarakat di aliran Sungai Lae Kombih.

Selanjutnya Personil Polres Pakpak Bharat, Polsek Sukaramai, TNI, BPBD, Tagana, Pemerintah Desa dan Kecamatan bersama masyarakat membantu evakuasi Jenazah dari TKP yang terbilang cukup curam dan terjal. Berkat kerjasama bahu membahu, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa langsung ke Puskesmas Sibande guna melakukan visum et revertum (VER). Kondisi Jenazah saat ditemukan warga masyarakat masih dalam keadaan utuh dan disaksikan langsung oleh pihak Keluarga, Kepala Puskesmas Sibande, Saprida Eriyanti Str.keb, dr. Ripka Haulia Sitinjak, Plh. Kapolsek Sukaramai AKP Amron Simanullang S.H., Kasat Reskrim Iptu Pernandos T. Manik S.H, Camat STU Jehe Mike Baskara Ujung S.Stp, Pamapta I Ipda Ronitua Manik S.H dan tim identifikasi Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat.

Baca Juga:

Dari hasil VER luar, tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan tindak pidana lainnya. Sebagai catatan, pihak keluarga telah membuat Surat Pernyataan untuk tidak dilakukan Autopsi terhadap korban dan pihak keluarga juga menerangkan bahwa Korban selama ini mengalami sakit depresi berat dan menjadi pasien tetap dokter psikiater di RSUD Sidikalang.

Selanjutnya Polres Pakpak Bharat menyerahkan Jenazah kepada pihak keluarga disaksikan Sekdes untuk di lakukan Proses pengebumian secara Islam.(red)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
1,6 Juta Warga Terekam PAS JEMPOL, Deli Serdang Targetkan Integrasi dengan Faskes Swasta dan Dukcapil
Perpres Pelindungan Pekerja Transportasi Online Disambut Positif, Ijeck: Jangan Berhenti di Atas Kertas
Ssst... Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit
Bayi Perempuan Siapa Ini? Usia 3 Bulan Ditemukan di Tapanuli Tengah
Wakapolri: Berantas Premanisme, Jaga Dunia Usaha!
Murid MAN Sibolga Tembus Final Nasional Kompetisi Sains Ruangguru
komentar
beritaTerbaru