Panggung Budaya Beta Tu Pulo Sibandang Meriahkan PRSU Ke-50, Pemkab Taput Promosikan Wisata Berbasis Budaya
Panggung Budaya Beta Tu Pulo Sibandang Meriahkan PRSU Ke50, Pemkab Taput Promosikan Wisata Berbasis Budaya
Sumut 15 menit lalu
Posmetro Medan, Karo -Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karo bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara menggelar sosialisasi penanganan dampak musim kemarau di sektor pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan petani dalam menghadapi perubahan iklim yang berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian, khususnya karena prediksi musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih lama pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.T.P., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait prediksi musim kemarau dari BMKG, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi sejak dini.
Baca Juga:
"Kita sudah mendapat informasi bahwa tahun 2026 musim kemarau akan datang lebih awal dan berlangsung cukup lama. Karena itu, kita akan menggali sebanyak mungkin informasi meteorologi terkait kondisi iklim di Kabupaten Karo," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Pertanian akan membentuk tim khusus untuk menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi kekeringan, serta meminta para penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk aktif mensosialisasikan informasi tersebut kepada kelompok tani.
Baca Juga:
"PPL agar menyampaikan ke tingkat kelompok tani, supaya petani memahami kondisi yang tidak bisa kita kendalikan ini, dan bagaimana kita merespons secara positif agar pertanian tetap bertahan," tambahnya.
Menurutnya, musim kemarau yang berkepanjangan dapat mempengaruhi ketersediaan air, kesuburan tanah, serta pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, petani perlu memahami pola tanam yang tepat, penggunaan varietas tahan kering, serta teknik pengelolaan air yang efisien.
Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Stasiun BMKG Sumatera Utara, Wahyudin, memaparkan prakiraan cuaca tahun 2026, termasuk potensi kekeringan dan langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh petani.
"Kami baru saja merilis prediksi musim kemarau 2026 tingkat provinsi. Diperkirakan kemarau ekstrem terjadi sekitar bulan Juni hingga Juli. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kekeringan, kekurangan air, bahkan kebakaran hutan dan lahan, sehingga perlu diantisipasi sejak sekarang," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Karo termasuk wilayah rawan bencana, terutama longsor dan kekeringan, sehingga kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan.
Panggung Budaya Beta Tu Pulo Sibandang Meriahkan PRSU Ke50, Pemkab Taput Promosikan Wisata Berbasis Budaya
Sumut 15 menit lalu
Posmetro Medan , Binjai Seorang pria berinisial M.Y.F. (25) ditangkap petugas Sat Narkoba Binjai di sebuah gubuk di Jalan Bhakti, Dusun
Kriminal 53 menit lalu
Dinas SDABMBK Kota Medan Apel Pagi Dipimpin Sekretaris, Tekankan Disiplin Dan Percepatan Program Kerja.
Medan 58 menit lalu
Dokkes Polres Simalungun memastikan keamanan pangan untuk 8.305 penerima manfaat.
Sumut 2 jam lalu
Mendekatkan Layanan ke Masyarakat, Kantor Imigrasi Medan Gelar Pasporia di Uniplaza
Medan 2 jam lalu
Mangihut Sinaga Prihatin atas Dugaan Aksi Main Hakim Sendiri Terhadap Terduga Pencuri Ayam Hingga Meninggal Dunia.
Sumut 2 jam lalu
Kapolres Siak Minta Publik Tidak Berspekulasi soal Kematian dr Alex, Penyelidikan Masih Berlangsung
Peristiwa 2 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Diduga Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga melakukan intimidasi kepad
Sumut 3 jam lalu
Kasat Narkoba Tangsel ditangkap Bareskrim, 6 anggotanya ikut terseret.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Bentrok Menteng Jakpus, Maruli Siahaan, Tegakkan Hukum Secara Tegas, Tolak Provokasi SARA, dan Jaga Persatuan Bangsa.
Sumut 3 jam lalu