Ia juga mengatakan Masjid juga menyediakan ruang khusus bagi ibu menyusui dan kamar mandi khusus untuk warga disabilitas.
Sumari menyampaikan program Masjid Ramah Pemudik merupakan terobosan baik yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI. Walau sudah dilakukan bertahun-tahun, adanya program ini menguatkan peran Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi dapat bermanfaat besar untuk kepentingan masyarakat.
"Program Masjid Ramah Pemudik ini menjadi penguat bagi kami agar lebih menyempurnakan pelayanan ke pada jamaah. Komunikasi kami dengan Kementerian Agama RI juga baik. Ini modal baik untuk kemanfaatannya ke pada masyarakat," tambahnya.
Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kab. Simalungun Abdul Wahab Nasution saat meninjau pelaksanaan Masjid Ramah Pemudik mengatakan telah menghubungi dan berkoordinasi dengan 15 Masjid se Kab. Simalungun. 15 Masjid tersebut dipilih karena berada di perlintasan para pemudik.
"Alhamdulillah sejauh ini komunikasi dan koordinasi dengan Masjid-masjid yang ditunjuk menyukseskan program ini sangat baik. Kita menyampaikan ke pada para pengurus untuk berkomitmen melayani para pemudik dengan nyaman, aman, dan memuaskan. Kita ingin pemudik sampai ke tempat tujuannya dengan hati yang gembira karena perjalanannya berkesan," ucapnya.
Puas dengan Layanan Masjid
Tags
beritaTerkait
komentar