Sabtu, 03 Oktober 2026
Membasuh Luka di Balik Layar

Senyum Fauzan Kembali Rekah Lewat Trauma Healing Polres Labuhanbatu

Faliruddin Lubis - Sabtu, 04 April 2026 11:29 WIB
Senyum Fauzan Kembali Rekah Lewat Trauma Healing Polres Labuhanbatu
IST
Kapolsek Panai Hilir, IPTU Yuna Hadir Langsung Memberikan Pendampingan Trauma Healing Bagi Fauzan.

POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu – Di balik riuhnya jagat maya, terkadang terselip kisah pilu yang tak kasat mata. Fauzan, seorang remaja yang sempat menjadi buah bibir di media sosial bukan karena prestasinya, melainkan karena perundungan (bullying) yang menyasar penampilan fisiknya, kini tak lagi berjalan sendirian.

Pada Rabu (1/4/2026), suasana di Kantor Camat Panai Hilir mendadak terasa hangat. Bukan karena cuaca, melainkan kehadiran jajaran Polres Labuhanbatu yang datang membawa misi khusus, "memulihkan harapan yang sempat patah".

Kapolsek Panai Hilir, IPTU Yuna H. Gultom, S.H., M.H., mewakili Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., hadir langsung untuk memberikan pendampingan trauma healing bagi Fauzan. Kegiatan ini menjadi oase bagi sang remaja yang sempat terpuruk akibat komentar miring netizen terkait cara berpakaiannya.

Baca Juga:

Dalam pertemuan tersebut, kepolisian melepas seragam "kaku" penegak hukum dan hadir sebagai sosok pelindung sekaligus sahabat. Fauzan diberikan motivasi agar kembali percaya diri dan tidak membiarkan jempol jahat di media sosial merampas masa depannya.

"Kami hadir untuk memastikan Fauzan tahu bahwa dia tidak sendiri. Kondisi emosionalnya adalah prioritas kami agar ia bisa kembali merasakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat," ujar IPTU Yuna H. Gultom.

Baca Juga:

Tak sekadar kata-kata penyemangat, Polres Labuhanbatu juga memberikan "amunisi" baru bagi Fauzan untuk kembali ke sekolah. Sebuah paket tali asih berupa, tas sekolah baru, seragam sekolah lengkap dan sepatu baru.

Pemberian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol bahwa ada tangan-tangan yang siap menopang langkah Fauzan untuk menatap masa depan dengan lebih optimis.

Langkah yang diambil Polres Labuhanbatu ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna media sosial. Bullying bukan sekadar gurauan, ia meninggalkan luka batin yang dalam. Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan perannya yang tidak hanya menjaga ketertiban fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental generasi muda.

Di akhir kegiatan, Polres Labuhanbatu menitipkan pesan penting bagi masyarakat.

Pertama, Bijak Bersosial Media, Pikirkan dampak sebelum mengetik komentar.

Kedua, saling menghargai, setiap individu unik dan layak dihormati tanpa memandang penampilan.

Ketiga, hentikan perundungan, ciptakan lingkungan yang mendukung, bukan menjatuhkan.

Kini, Fauzan telah mengantongi kembali rasa percaya dirinya. Di Sei Berombang, satu luka perlahan sembuh, membuktikan bahwa kepedulian masih jauh lebih kuat daripada kebencian di kolom komentar. (Hab/Her)

Tags
beritaTerkait
Ratusan Pekerja Sawit PTPN IV Demo Polres Labuhanbatu: Kasat Reskrim Janji Segera Tangkap Pelaku
500 Hari Kasus Mengendap, Ratusan Buruh PTPN IV Kepung Polres Labuhanbatu Desak Copot Kapolres
389 Perkara dan Ribuan Gram Narkotika Dimusnahkan
Bukan Sedikit, 34 Kilogram Sabu dan 20.000 Pil Ekstasi Dimusnahkan di Polres Labuhanbatu
Satreskrim Polres Labuhanbatu Amankan Terduga Pelaku Pencurian Ponsel
Bongkar Rumah Demi Kipas Angin, Pria Ini Akhirnya Tidur di Hotel Prodeo
komentar
beritaTerbaru
Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...

POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat

Global 12 jam lalu