Minggu, 16 Agustus 2026

Bayi Cantik di NTT Lahir Saat Gempa Dahsyat Diberi Nama Agustin Gempita Aurora

P. Silalahi - Minggu, 16 Agustus 2026 22:45 WIB
Bayi Cantik di NTT Lahir Saat Gempa Dahsyat Diberi Nama Agustin Gempita Aurora
facebook @Maju Indonesia
Agustin Gempita Aurora saat lahir di Flores NTT diguncang gempa 7,7 SR.

POSMETRO MEDAN- Di tengah situasi gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), seorang ibu bernama Agnes Afrida melahirkan seorang bayi perempuan pada Sabtu (15/8/2026). Bayi itu kemudian diberi nama Agustin Gempita Aurora.

Saat gempa terjadi, Agnes yang merupakan warga Desa Lenandareta, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, sedang berada di Puskesmas Paga dan telah memasuki fase pembukaan lengkap.

Demi keselamatan, Agnes --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Maju Indonesia yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Minggu 16 Agustus 2026-- kemudian dibawa ke halaman Taman Kanak-Kanak (TK) Poli Pawe Alvarez Paga yang berada tak jauh dari puskesmas.

Baca Juga:

Di lokasi itu, tenaga kesehatan Puskesmas Paga menyiapkan tempat persalinan darurat di dalam ambulans. Kepala Puskesmas Paga, Gabriel Pelo Panditi, mengatakan Agnes akhirnya melahirkan dengan selamat pada pukul 09.02 Wita.

Namun, setelah persalinan, Agnes dan bayinya belum langsung dibawa ke ruang perawatan. Hal itu dilakukan karena tenaga kesehatan masih mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga:

Meski begitu, kondisi ibu dan bayi terus dipantau tenaga kesehatan sambil menunggu situasi dinilai aman.

Nama "Gempita" pun diberikan kepada sang bayi karena ia lahir di tengah situasi gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT, Bebaskan Biaya Kirim
Polri Perkuat Penanganan Terdampak Gempa Magnitudo 7,7 yang Guncang Flores NTT
DPP HARI Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Bencana di NTT
Musim Kemarau, Polres Ngada Distribusikan Air Bersih untuk Warga
Sudah 254 Orang Tewas, Ribuan Hilang Tertimbun Runtuhan Gedung
Korban Sudah 13 Orang Tewas, Operasi Penyelamatan Masih Berlangsung
komentar
beritaTerbaru