Kapolres Simalungun Ucapkan HUT ke – 54 Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan
POSMETRO MEDAN,Simalungun Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, beserta seluruh staf dan Bhayangkari mengucapkan selamat ulang t
Sumut 54 menit lalu
POSMETRO MEDANJakarta -- Peneliti keamanan berhasil mengumpulkan hampir semua nomor telepon milik pengguna WhatsApp hanya dengan memanfaatkan celah sederhana.
Peneliti dari University of Vienna mengatakan mereka berhasil mengumpulkan 3,5 miliar nomor telepon dari WhatsApp. Tidak hanya itu, peneliti juga berhasil menhakses foto profil dari 57% pengguna yang terekspos, dan teks di profil 29% pengguna.
Untungnya celah keamanan ini sudah diperbaiki oleh WhatsApp.
Tim peneliti mengatakan hal ini bisa memicu kebocoran data terbesar sepanjang sejarah jika celah keamanan tersebut berhasil dieksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab. Seperti diketahui, WhatsApp merupakan platform berkirim pesan terbesar di dunia dengan lebih dari tiga miliar pengguna aktif bulanan.
Miliaran nomor telepon ini dikumpulkan dengan cara yang sederhana. Tim University of Vienna hanya memasukkan nomor telepon dalam jumlah masif untuk mengecek apakah nomor itu terdaftar di WhatsApp. Hal ini mungkin dilakukan karena semua pengguna WhatsApp bisa menambahkan kontak baru hanya bermodalkan nomor telepon.
Menggunakan WhatsApp Web, tim peneliti berhasil mengecek sekitar 100 juta nomor WhatsApp per jam. Dalam beberapa kasus, peneliti juga bisa melihat foto profil milik pengguna yang dibuat publik untuk semua orang.
Yang sedikit mengkhawatirkan, WhatsApp pernah diperingatkan soal celah keamanan ini oleh peneliti keamanan lain pada tahun 2017, namun mereka tidak langsung mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah ini.
Untungnya, tim University of Vienna ikut memperingatkan Meta, selaku perusahaan induk WhatsApp, tentang celah ini pada April 2025 dan sejak bulan Oktober celah ini sudah ditambal.
Juru bicara Meta berterima kasih kepada tim peneliti dari University of Vienna karena sudah melaporkan celah keamanan ini. Meta mengaku tidak menemukan bukti bahwa celah ini dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, dan menjamin semua pesan pengguna tetap aman karena dilindungi enkripsi end-to-end.
"Kolaborasi ini berhasil mengidentifikasi teknik enumerasi baru yang melampaui batasan yang kami maksudkan, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengumpulkan informasi dasar yang tersedia secara publik," kata juru bicara Meta seperti dikutip dari 9to5Mac, Kamis (20/11/2025).
POSMETRO MEDAN,Simalungun Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, beserta seluruh staf dan Bhayangkari mengucapkan selamat ulang t
Sumut 54 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Tim Karate Satuan Brimob Polda Sumut yang tergabung bersama Tim Inkanas Sumut berhasil menunjukkan performa membangga
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Peristiwa tragis terjadi di arena pasar malam yang berada di wilayah hukum Polsek Medan Tembung. Seorang remaja perempuan
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memastikan situasi tetap aman dan kondusif saat perayaan Tahun Baru Imlek, jajaran Polsek Medan Timur melakuk
Medan 4 jam lalu
POSMETROMEDAN, Lubukpakam Tim terpadu Pemerintah (Pemkab) Deli Serdang melaksanakan penyegelan terhadap (17) unit Ruko barang milik daerah
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolsek Sunggal, Kompol Mhd Yunus Tarigan, S.H., M.H., melakukan pengecekan langsung terhadap personel pengamanan ibadah
Medan 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Hamparan Perak Program dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejalan dengan arahan Presiden Republik Indone
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan merampungkan rehabilitasi pembangunan Jembatan Aramco
Sumut 5 jam lalu
Kurang dari 24 Jam, Resmob Brebes Ringkus Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper.
Peristiwa 6 jam lalu
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas mayat dalam koper. Yakni, Sapri (67), warga Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo.
Peristiwa 6 jam lalu