Pendaftaran Terakhir 20 Juni, Kuota Bus Terbatas
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik mengajak seluruh anggota PWI kabupaten/
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANJakarta -- Peneliti keamanan berhasil mengumpulkan hampir semua nomor telepon milik pengguna WhatsApp hanya dengan memanfaatkan celah sederhana.
Peneliti dari University of Vienna mengatakan mereka berhasil mengumpulkan 3,5 miliar nomor telepon dari WhatsApp. Tidak hanya itu, peneliti juga berhasil menhakses foto profil dari 57% pengguna yang terekspos, dan teks di profil 29% pengguna.
Untungnya celah keamanan ini sudah diperbaiki oleh WhatsApp.
Tim peneliti mengatakan hal ini bisa memicu kebocoran data terbesar sepanjang sejarah jika celah keamanan tersebut berhasil dieksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab. Seperti diketahui, WhatsApp merupakan platform berkirim pesan terbesar di dunia dengan lebih dari tiga miliar pengguna aktif bulanan.
Miliaran nomor telepon ini dikumpulkan dengan cara yang sederhana. Tim University of Vienna hanya memasukkan nomor telepon dalam jumlah masif untuk mengecek apakah nomor itu terdaftar di WhatsApp. Hal ini mungkin dilakukan karena semua pengguna WhatsApp bisa menambahkan kontak baru hanya bermodalkan nomor telepon.
Menggunakan WhatsApp Web, tim peneliti berhasil mengecek sekitar 100 juta nomor WhatsApp per jam. Dalam beberapa kasus, peneliti juga bisa melihat foto profil milik pengguna yang dibuat publik untuk semua orang.
Yang sedikit mengkhawatirkan, WhatsApp pernah diperingatkan soal celah keamanan ini oleh peneliti keamanan lain pada tahun 2017, namun mereka tidak langsung mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah ini.
Untungnya, tim University of Vienna ikut memperingatkan Meta, selaku perusahaan induk WhatsApp, tentang celah ini pada April 2025 dan sejak bulan Oktober celah ini sudah ditambal.
Juru bicara Meta berterima kasih kepada tim peneliti dari University of Vienna karena sudah melaporkan celah keamanan ini. Meta mengaku tidak menemukan bukti bahwa celah ini dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, dan menjamin semua pesan pengguna tetap aman karena dilindungi enkripsi end-to-end.
"Kolaborasi ini berhasil mengidentifikasi teknik enumerasi baru yang melampaui batasan yang kami maksudkan, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengumpulkan informasi dasar yang tersedia secara publik," kata juru bicara Meta seperti dikutip dari 9to5Mac, Kamis (20/11/2025).
"Kami sudah mengembangkan sistem anti-scraping terdepan di industri, dan studi ini berperan penting dalam uji coba ketahanan dan efektivitas sistem pertahanan baru ini," imbuhnya.
Meta menambahkan data-data yang dikumpulkan merupakan informasi yang tersedia secara publik, dan foto profil pengguna yang dibuat private tidak terekspos. Tim University of Vienna juga tidak mengakses data non-publik, dan mereka langsung menghapus database nomor telepon yang sudah dikumpulkan.
(wan/bbs)
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik mengajak seluruh anggota PWI kabupaten/
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Labuhanbatu Proses perekrutan Pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di lingkungan PTPN IV Meranti Paham (MEP) menu
Sumut 7 jam lalu
MEDAN, POSMETRO MEDAN Tangis dan jeritan seorang ibu pecah di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara. Bersama suaminya, perempuan itu ber
Peristiwa 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan membuka pelayanan administrasi kependudukan di Gedung
Medan 7 jam lalu
Momentum Trail of The Kings by UTMB 2026 diikuti 1.015 pelari dari 34 negara digelar di.Kabupaten Samosir.
Sport 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bayangbayang banjir yang berulang di Kota Medan dalam dua tahun terakhir menjadi pengingat kuat bahwa menjaga lingk
Medan 10 jam lalu
Bobby Nasution, Gubernur Sumut menegur seorang sopir angkot yang ugalugalan di jalan raya karena bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.
Lifestyle 11 jam lalu
Sony Sonjaya mau menadi justice collaborator dan mengaku siap membongkar semua borok yang terjadi di proyek MBG.
Inter-Nasional 12 jam lalu
20 unit rumah rusak parah akibat dihantam cuaca ekstrem di Sumut persisnya di 2 kabupaten kota.
Sumut 13 jam lalu
Menkeu Purbaya berencana terbang ke China dan Inggris pertengahan bulan ini untuk mempromosikan penerbitan surat utang global.
Bisnis 13 jam lalu