KIP Sumut Puji Langkah Terobosan Kanwil Kemenag Sumut
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen tinggi dalam pembenahan keterbukaan in
Medan 14 menit lalu
Berastagi menjadi tempat favorit untuk mengadakan pertemuan, bukanlah tanpa alasan. Mungkin karena udara yang lebih dingin membuat orang lebih mudah berpikir jernih. Barangkali juga kabut yang turun perlahan dengan caranya sendiri menghadirkan ruang untuk merenung.
Pada Sabtu dan Minggu, 15-16 Agustus 2026 lalu, keluarga besar Posmetro Medan berkumpul dalam Rapat Kerja Daerah di sana. Segala macam makhluk hadir. Unsur pimpinan, dewan redaksi, pimpinan perusahaan, redaktur, reporter, mulai dari para senior yang dulu membangun fondasi media ini, hingga anak-anak muda yang baru memulai perjalanan sebagai jurnalis.
Baca Juga:
Di sela-sela agenda yang formal, ada malam keakraban. Macam-macam permainan. Tentu saja bertabur tawa. Rahang yang sebagian sudah habis masa garansinya itu bahkan sampai kram. Kisah, pertanyaan, dan keresahan yang tadinya mengendap di sudut hati, ada juga keluar sikit-sikit. Barangkali, di situlah makna sebuah organisasi media yang (berusaha) kembali menemukan bentuknya. Sebab, media pada akhirnya bukan hanya tentang berita. Media adalah tentang manusia.

Baca Juga:
Tema besar yang diangkat dalam pertemuan itu adalah transformasi. Kata yang terdengar sederhana. Namun, sesungguhnya transformasi adalah salah satu kata yang paling menakutkan dalam kehidupan. Ia menuntut kita meninggalkan sesuatu yang pernah membuat kita nyaman. Seperti meninggalkan mantan yang tak pernah benar-benar lekang dari ruang ingatan. Eh?
Posmetro Medan pernah berada pada "abad kejayaannya" sebagai surat kabar cetak. Belasan tahun lalu ia dikenal sebagai harian yang kuat dalam pemberitaan hukum dan kriminal. Pernah mencatatkan diri sebagai surat kabar dengan oplah terbesar di Kota Medan.
Bagi generasi yang tumbuh bersama koran, suara mesin cetak pada dini hari adalah musik yang menandai lahirnya sebuah edisi baru. Ada kebanggaan ketika melihat koran tersusun rapi di kios-kios. Ada kepuasan ketika mengetahui berita yang ditulis dibaca oleh puluhan, bahkan ratusan ribu orang.
Namun, zaman tidak pernah meminta izin sebelum berubah.
Internet datang. Media sosial berkembang. Telepon genggam berubah menjadi ruang redaksi baru. Cara masyarakat mengonsumsi informasi pun berubah secara drastis. Jika dulu orang menunggu berita esok pagi, kini mereka ingin mengetahui peristiwa yang terjadi lima menit yang lalu.
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen tinggi dalam pembenahan keterbukaan in
Medan 14 menit lalu
Berastagi menjadi tempat favorit untuk mengadakan pertemuan, bukanlah tanpa alasan. Mungkin karena udara yang lebih dingin membuat orang leb
Editorial 20 menit lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik peredaran narkotika kembali membayangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara
Medan 44 menit lalu
Posmetro Medan , Binjai , Polres Binjai Polda Sumatera Utara menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika s
Kriminal 2 jam lalu
Lansia Tewas Tertabrak KA di Batu Bara, Jalur Rel Sempat Diblokade Warga
Peristiwa 2 jam lalu
Respon Cepat Call Center 110, Personil Polsek Sidamanik Tangani Dugaan Penipuan Online.
Peristiwa 2 jam lalu
Mantan Bintang Muda Portugal Fabio Paim, yang Pernah Dianggap Lebih Hebat dari Cristiano Ronaldo, Debut di Industri Film Dewasa.
Sport 3 jam lalu
HUT ke81 RI, M. Arif Tanjung Gelar Baksos dan Bagikan Sembako kepada Puluhan Abang Becak.
Medan 3 jam lalu
Karang Taruna Sumut Bangkit Harapan Baru Pemuda Sumatera Utara.
Sumut 3 jam lalu
Bayi seberat 7,9 kg lahir secara normal di Nashville, AS, buat dokter dan bidan degdegan.
Inter-Nasional 3 jam lalu