Melihat dari Dekat Sosok Brigjen Rony Samtama Tarigan yang Menjadi Kapolda Sumsel
Brigjen (Pol) Rony Samtama Tarigan dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Profil 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN - "Nanti di sana (Berastagi), begitu rakerda dibuka, langsung saja penutupan. Kita tidur dan malamnya bakar-bakar....hahahahaa."
Catatan: WIKU SAPTANADI*
Seorang pria berkepala plontos, bersendau gurau mengatakan itu di dalam sebuah bus--menuju Berastagi, Sabtu (15/08/2026) pagi.
Baca Juga:
Tak ada mimik serius di wajahnya. Tetapi juga tak ada jawaban celetukan. Hanya dibalas gelak tawa oleh beberapa penumpang yang ada di dalam bus.
Sementara penumpang lain, termasuk saya, terdiam. "Lo katanya Rapat Kerja, kok sehabis dibuka langsung ditutup," ucap saya dalam hati, bingung.
Baca Juga:
Dalam pikiran terlintas dua suara membisik. Bisikan pertama bilang, "asik, sampai Brastagi bisa tidur dan malas-malasan". Sementara bisikan kedua bilang,"lantas ngapai judulnya Rakerda, kenapa nggak langsung bilang jalan-jalan saja".
Di sinilah konsistensi itu sesungguhnya diuji. Bukan cuma saat-saat kemaruk saja. Bahasa Medannya hangat-hangat tai ayam. Bukan pula saat kejayaan hanya runtuh sebahagian. Tidak total ambruk. Tapi ketika niat untuk bertahan dan berusaha bangkit dengan segala kekurangan hingga sukses diraih, konsistensi itu dibutuhkan.
Kata Rakerda terdengar sederhana. Tapi bisa menjadi gerbang kebangkitan jika diamalkan secara serius. Konsistensi dalam berusaha adalah kunci utama kesuksesan yang berarti melakukan tindakan kecil secara terus-menerus setiap hari, meski belum melihat hasil. Keberhasilan lahir dari ketekunan jangka panjang, bukan dari kerja keras sesekali.
Ternyata saya salah besar. Zulkifli Tanjung, pria berkepala plontos itu 1000 persen bercanda dengan mengatakan sehabis membuka Rakerda Posmetro Medan, maka ia akan langsung menutupnya. Selanjutnya tidur dan membuat acara membakar ikan bersama puluhan kru.
Ucapannya itu bullshit. Omdo alias omong doang. Direktur Posmetro Medan itu ternyata, berkomitmen membangkitkan kembali kedigjayaan koran berjuluk "Bocah Ajaib" puluhan tahun silam.
Makanya saat Rakerda, Zul memboyong Toga Nainggolan, Pemimpin Redaksi, Pemimpin Umum Tikwan Raya Siregar dan dua pentolan dewan redaksi ; Abah Safwan Khayat dan bang Nezar (Maknyak). Abah adalah mantan aparat penegak hukum, sedang nama terakhir merupakan politisi muda Medan. Dia pernah singgah dan menggawangi beberapa partai politik besar di Sumatera Utara.
Ada juga jurnalis kawakan Posmetro semisal Faliruddin Lubis, Faisal 'Hantu' Matondang, Pandapotan Silalahi (Alumni Sumut Pos) dan Salamuddin Tandang.
Saat Rakerda, Zul menekankan konsistensinya membangkitkan ruh Posmetro Medan di era digital. "Kita butuh pasukan muda belia agar bisa mengikuti perubahan di era digital. Ayo sama-sama kita cari bibit-bibit muda jurnalis masa depan," ucapnya.
Bibit muda jurnalis inilah yang kelak diharapkan mampu berkompetisi di dunia media serba online dan cepat. Semoga bisa!***
Brigjen (Pol) Rony Samtama Tarigan dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Profil 10 jam lalu
Pemko Sibolga Kembali Gelar CFD, Hadirkan Ruang Sehat dan Kreatif bagi Masyarakat.
Sumut 10 jam lalu
Brigjen Pol Hendra Kurniawan Jabat Kapolda Banten
Profil 12 jam lalu
Wakapolres Sibolga Hadiri Peringatan HUT ke81 TNI tahun 2026.
Sumut 12 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kawanan begal kembali beraksi dan semakin nekat di wilayah hukum Polres Binjai . Kali ini seorang pelajar pria di
Peristiwa 13 jam lalu
Digerebek Bareng Janda, Seorang Kades Kena Sanksi Adat.
Peristiwa 13 jam lalu
KAPOLRI YANG BARU TUNJUK IRJEN SUWONDO NAINGGOLAN JADI KAPOLDA MALUKU
Profil 14 jam lalu
IRT di Tapung Hulu Diamankan, Dua Paket Sabu Diduga Ditemukan di Dekat Rumah.
Peristiwa 14 jam lalu
Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapian Nauli, 5 Unit Chromebook Disita.
Peristiwa 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Kecamatan Medan Baru melalui kegiatan Tali Asih yang dilak
Medan 21 jam lalu