Sabtu, 24 Oktober 2026
Catatan Redaksi Posmetro Medan

Kapolda Sonny Irawan dan Kesungguhan Memikul Amanah

Toga Nainggolan - Sabtu, 24 Oktober 2026 19:53 WIB
Kapolda Sonny Irawan dan Kesungguhan Memikul Amanah

Buktinya terlihat dari berbagai gebrakan yang langsung menemukan tempat di hati masyarakat. Sonny datang langsung ke rumah-rumah ibadah, misalnya.

Ia menunaikan salat Jumat di berbagai masjid, bersilaturahmi dengan para ulama, dan menyapa jemaat gereja lewat program Minggu Kasih. Langkahnya tidak berhenti di sana. Ia juga mengunjungi umat Buddha dan Hindu, menyambangi mereka di tempat ibadahnya sendiri.

Baca Juga:

Di provinsi yang sejak lama dikenal sebagai miniatur kebinekaan, kehadiran semacam ini bernilai jauh melampaui protokoler. Ia mengirim pesan bahwa kepolisian hadir untuk semua, dan bahwa rasa aman tidak dibedakan oleh keyakinan.

Keberagaman tidak diperlakukan sebagai potensi gesekan yang harus diawasi dari jauh, melainkan sebagai kekayaan yang dirawat dengan kedekatan.

Baca Juga:

Kedekatan itu pula yang tampak di jalan raya. Sonny tidak segan turun langsung mengatur lalu lintas. Seorang jenderal bintang dua yang berdiri di tengah arus kendaraan, merasakan terik dan debu yang sama dengan anggotanya, menyampaikan sesuatu yang tidak sanggup dikatakan oleh seribu surat edaran: bahwa pemimpin tidak berjarak dari pekerjaan paling sederhana, dan bahwa pelayanan publik dimulai dari hal-hal yang dirasakan warga setiap hari.

Publik jarang keliru menilai ketulusan. Ia tahu mana langkah yang lahir dari pemahaman dan mana yang sekadar mengejar sorotan. Gebrakan Sonny diterima hangat karena menyentuh yang memang dirasakan warga, ditempuh dengan cara yang dipahami warga. Itulah buah dari pemetaan yang matang: kebijakan yang menjejak, bukan melayang.

Kasus ketamin 1,16 ton menjadi cermin lain untuk melihat semua itu. Pengungkapannya berawal dari pemantauan intelijen terhadap gerak kapal yang mencurigakan di Selat Malaka dan Laut Andaman.

Terputusnya sinyal AIS menjadi petunjuk yang tidak dilepaskan begitu saja, hingga berujung penyergapan. Kapal tanker MT Global 168 dibawa ke Belawan pada 21 Oktober 2026 untuk proses hukum lebih lanjut.

Di balik keberhasilan itu ada sinergi Polda Sumut dengan Bareskrim Polri, BNN, Bea dan Cukai, serta unsur kepolisian perairan. Orkestrasi sebesar ini hanya bisa berjalan di bawah pemimpin yang memahami medan dan mampu merangkul banyak pihak.

Kemampuan merangkul itu tidak lahir mendadak. Ia ditempa lewat kebiasaan hadir di tengah umat, ulama, dan warga.

Editor
: Adam Wizard
Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Sonny Irawan Apresiasi Peran Bhayangkari dalam Mendukung Tugas Polri
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Ustaz Zulfan Nababan Apresiasi Gerak Cepat Kapolda Sumut Dekati Umat Beragama, Usulkan Program Polri Gemilang
Gerak Cepat Kapoldasu Diapresiasi Tokoh Masyarakat
Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional
komentar
beritaTerbaru