Kapolres Asahan Terima Piagam Penghargaan Pelayanan Prima A dari Kapolri
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sumut 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Dubai -- Dubai International Airport (DXB), yang selama bertahun-tahun menyandang status sebagai bandara internasional tersibuk di dunia, akan ditutup secara permanen paling lambat pada 2035.
Seluruh operasional penerbangan yang saat ini berlangsung di bandara tersebut, termasuk penerbangan maskapai Emirates, akan dipindahkan ke Al Maktoum International Airport atau Dubai World Central yang berlokasi sekitar 32 kilometer di barat daya pusat Kota Dubai.
Keputusan ini menjadi bagian dari transformasi besar sektor penerbangan Dubai yang tengah mempersiapkan bandara baru dengan kapasitas jauh lebih besar untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang di masa depan.
Alasan bandara dubai international tutup
Dilansir dari VN Express International pada Minggu (7/6/2026) CEO Dubai Airports, Paul Griffiths, mengatakan bahwa mengoperasikan dua bandara besar dalam jarak kurang dari 70 kilometer dinilai tidak efisien dalam jangka panjang.
Selain itu, Dubai International Airport saat ini telah mencapai batas kapasitas maksimalnya sehingga sulit untuk terus diperluas.
Karena alasan tersebut, pemerintah Dubai memutuskan untuk memusatkan seluruh aktivitas penerbangan di Al Maktoum International Airport yang saat ini tengah menjalani proyek pengembangan besar-besaran senilai 25,8 miliar poundsterling atau sekitar 34,7 miliar dollar AS.
Setelah proyek ekspansi selesai, Al Maktoum International Airport diproyeksikan menjadi salah satu bandara terbesar di dunia.
Bandara tersebut akan memiliki luas sekitar lima kali lebih besar dibanding Dubai International Airport saat ini. Kapasitasnya diperkirakan mampu melayani hingga 260 juta penumpang per tahun, jauh melampaui banyak bandara internasional lainnya.
Fasilitas yang direncanakan juga sangat besar, termasuk lima landasan pacu dan hingga 400 gerbang pesawat atau gate.
Skala pembangunan ini menjadikannya salah satu proyek infrastruktur penerbangan terbesar yang pernah dilakukan di dunia.
Dubai International Airport berdiri sejak tahun 1960 Dubai International Airport pertama kali dibuka pada 1960 dan berkembang menjadi salah satu pusat penerbangan paling penting di dunia.
Berdasarkan data perusahaan analisis penerbangan asal Inggris, OAG, bandara ini kembali menjadi bandara internasional tersibuk di dunia pada 2025 dengan kapasitas 62,4 juta kursi penerbangan internasional, meningkat sekitar 4 persen dibanding tahun sebelumnya.
Bandara ini juga menjadi hub utama bagi maskapai Emirates serta melayani hampir 100 maskapai lain yang menghubungkan lebih dari 240 destinasi di enam benua. Posisinya yang strategis menjadikan Dubai sebagai salah satu titik transit paling sibuk bagi wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis internasional.
(wan/bbs)
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sumut 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) memperkuat si
Medan 59 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda, Brigjen Pol. Sonny Irawan,
Medan satu jam lalu
Menorehkan prestasi, Polres Simalungun meraih 2 piagam penghargaan dari Kapolri sekaligus.
Sumut 5 jam lalu
Polsek Binjai kembali menggerebek sarang narkoba di Tandem Hilir.
Sumut 6 jam lalu
Kakanwil Ditjenpas Sumut Dampingi Kunjungan Kerja Staf Ahli dan Staf Khusus Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Medan
Medan 7 jam lalu
Kapolres Langkat menghadiri aksi menyampaikan aspirasi korban banjir Besitang, Polri mengawal aspirasi itu secara humanis.
Sumut 8 jam lalu
Patroli Siskamling Koramil Tiga Balata Bareng Warga, Wujud Nyata Menjaga Keamanan Wilayah
Sumut 9 jam lalu
DPO penembakan satpam PTPN IV Ditangkap, Setelah Diburu selama 8 bulan.
Peristiwa 9 jam lalu
Rupanya ada yang baru nih, Prabowo menambah 7 Kejari, apakah ini efektif memperkuat hukum atau Justru membebani anggaran?
Inter-Nasional 9 jam lalu