Rabu, 05 Agustus 2026

Setelah Green Card, Toba Caldera Meraih “Silver Award” di Ajang Geopark Smart Tourism Asian Development Bank

Administrator - Jumat, 03 Oktober 2025 22:22 WIB
Setelah Green Card, Toba Caldera Meraih “Silver Award” di Ajang Geopark Smart Tourism Asian Development Bank
IST
General Manager BP TC-UGGp Dr Azizul Kholis saat memaparkan konsep Smart Tourism “e-GOTA” pada acara Executive Learning Asian Development Bank di Busan, Korea.

Selain delegasi Indonesia, delegasi negara lain yang mengikuti ajang ini berasal dari Malaysia, Brunei, Thailand, Kamboja, Laos, Philipina dan Vietnam.

Tim Asian Development yang terdiri dari Pamela Asis Layugan (Regional Cooperation Spesialist), Elizabeth Jung (Urban Development Spesialist), Trevor Weltman (Consultant ADB-TA 6899) dan Prof Dr Yeong Hyeon Hwang (Director Department of Intergrated Business Management Dong A University), menilai bahwa berdasarkan hasil assessment yang dilakukan, ide pengembangan smart tourism untuk Toba Caldera UGGp yang paparkan oleh Delegasi Indonesia sangat baik, eligible, dan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk action plan yang lebih detil.

Baca Juga:

Penilaian tersebut membuka peluang bagi pengelolaan Toba Caldera UNESCO Global Geopark untuk mendapatkan dana berupa loan dari Asian Development Bank dengan lebih dahulu memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan.

Apabila diterapkan, sistem e-GOTA juga dinilai bisa memudahkan pengunjung untuk merencanakan jadwal kunjungan, merencanakan dan mempersiapkan biaya dengan cara menabung/deposit, dan melakukan satu pembayaran prepaid bertahap, serta post paid dengan kriteria kelembagaaan berbasis partnership.

Baca Juga:

Azizul menjelaskan, semua kemudahan itu dilakukan secara non tunai (digital), yang akan dilegalisasikan kepada OJK dan bekerjasama dengan pihak perbankan ataupun berbagai aplikasi sistem pembayaran, termasuk Q-RIS.

Usulan ini dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026, yang diawali dengan kajian pengembangan dan pemenuhan aspek regulasi dan legalitas sistem, serta evaluasi berjalan untuk penyempurnaannya.

"Fokus dari pengembangan ini adalah peningkatan literasi digital, pelibatan masyarakat setempat khususnya yang berada dilokasi geosite, mendorong penguatan UMKM, dan memfasilitasi masyarakat setempat agar merasakan manfaat dan dampak dari keberadaan Toba Caldera Geopark, baik secara ekonomi, edukasi, pelestarian lingkungan, dan perlindungan terhadap cagar budaya benda dan non benda di kawasan taman bumi itu," tambah Azizul.

Atas capaian ini, Azizul mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi dan Investasi pada Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional, Bobby Chris Siagian, yang telah menetapkan dan memfasilitasi BP Toba Caldera UGGp sebagai salah satu peserta.

Ia juga menyatakan bahwa upaya ini tidak terlepas dari peran aktif Kementerian Pariwisata RI, Deputi Bidang Industri dan Investasi pada Asisten Deputi bidang Hubungan Antar-lembaga Internasional, Dr Zulkifli Harahap, yang telah memimpin, mengarahkan dan membimbing langsung seluruh tahapan sehingga prestasi ini dapat dicapai.

Dr Zulkifli selaku Ketua Tim Delegasi Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap ide dan konsep smart tourism yang digagas oleh Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp).

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Dua Saksi Ringankan Rasiah Sukanthan, PH: Klien Kami Korban, Bukan Perekrut
Terungkap!! Asset Rumah Dinas Bank Mandiri Wilayah I Sumut Berubah Fungsi Jadi Parkir RS Colombia Asia
Polres Pematangsiantar dan Pemko Siantar Bahas Sumut Rally 2026 FIA Asia Pacific Rally Championship
Melihat dari Dekat Sosok Raline Shah
Pemkab Samosir Pamer Produk Unggulan Daerah
Jejak Toba Ash di Lenggong Jadi Penghubung Geopark Indonesia-Malaysia
komentar
beritaTerbaru