Alamak! Oknum Polisi Diduga Berbuat Anu di Dalam Mobil Diamankan Warga
Viral! Oknum Polisi Diduga Berbuat Asusila di Parkiran Rusunawa Kisaran Diamankan Warga.
Peristiwa 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Myanmar -- Keinginan Vera Kravtsova untuk meniti karier sebagai model internasional berakhir tragis. Perempuan cantik asal Belarusia itu diduga menjadi korban jaringan kriminal lintas negara yang memperdagangkan organ tubuh manusia. Alih-alih mendapat pekerjaan di Bangkok, Thailand, ia justru diculik dan dibunuh di wilayah perbatasan Myanmar.
Vera, 26 tahun, awalnya menerima tawaran kerja dari agen yang mengaku bisa membantunya menembus industri modeling di Thailand. Namun, setibanya di Bangkok, ia justru kehilangan paspor dan ponsel setelah berinteraksi dengan sindikat kejahatan yang ternyata bukan agensi resmi. Dari sanalah tragedi bermula.
Menurut laporan media Thailand Thaiger, Vera kemudian dibawa secara paksa ke wilayah utara Myanmar, ke sebuah tempat yang dikenal dengan sebutan Camp. Lokasi ini diduga menjadi markas operasi penipuan daring (online scam) milik kelompok kriminal asal China yang berkolaborasi dengan milisi lokal.
Di sana, Vera diperintahkan untuk melakukan penipuan asmara atau romance scam-modus di mana korban diharuskan berpura-pura menjalin hubungan emosional dengan orang kaya untuk kemudian memeras uang mereka. Namun, karena dianggap gagal mencapai target, nasibnya berakhir tragis.
Mengutip laporan media Ukraina UNN, keluarga Vera menerima pesan dari kelompok penculik yang menuntut tebusan hingga US$500.000 (sekitar Rp8,2 miliar) untuk mengembalikan jenazahnya. Namun, ketika uang tak kunjung dikirim, sindikat itu memberi tahu bahwa Vera telah dikremasi.
Lebih mengerikan lagi, sebelum dikremasi, organ tubuh Vera diduga telah diambil dan dijual di pasar gelap. "Kravtsova dijual ke organisasi perdagangan organ, organnya diambil, lalu jasadnya dikremasi," demikian isi pesan yang diterima keluarganya.
Sumber dari kepolisian Myanmar mengungkap bahwa sejak awal Vera telah dijebak oleh kontak palsu yang berpura-pura menjadi agen model profesional. "Ia dibawa dari Thailand ke Myanmar utara dan dijual sebagai budak," kata sumber tersebut, dikutip dari Chosun Daily.
Vera diketahui sempat menetap di Saint Petersburg, Rusia, setelah menyelesaikan studinya di universitas. Ia bekerja sebagai model lepas dan pernah mengikuti ajang pencarian bakat "The Voice Belarus."
Pemerintah Belarusia Angkat Bicara
Viral! Oknum Polisi Diduga Berbuat Asusila di Parkiran Rusunawa Kisaran Diamankan Warga.
Peristiwa 14 jam lalu
Pos AL Medan Labuhan Evakuasi Jenazah di Perairan Bagan Deli.
Peristiwa 15 jam lalu
Data Penerima Bansos di Helvetia Jadi Sorotan, Verifikasi dan Validasi Dinilai Penting.
Medan 15 jam lalu
Panen Melon P2L, Polrestabes Medan Dukung Ketahanan Pangan.
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, STM Hulu Proyek Revitalisasi SD Negeri 107436 Rumah Lengo senilai Rp 885.768.705, menuai sorotan dan dipertanyakan, dinilai
Sumut 15 jam lalu
Wali Kota Wesly dan Ketua TP PKK Ny Liswati Hadiri Tradisi Farewell Parade dan Pedang Pora Penyambutan serta Pelepasan Kapolres
Sumut 19 jam lalu
Pasukan Penyelam dan Kopaska melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Inter-Nasional 20 jam lalu
POLSEK PANCUR BATU AMANKAN TERDUGA PELAKU PENCURIAN.
Peristiwa 21 jam lalu
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi Hibah Pemerintah Italia Disambut di Indonesia.
Inter-Nasional 22 jam lalu
Sapa Warga di Medan Deli, Khairul Azmi Serap Aspirasi Infrastruktur Dan Dorong Penanganan Prioritas.
Medan 22 jam lalu