Sabtu, 28 Maret 2026

Bentrok Polisi dengan Geng Pengedar Narkoba di Brasil, 119 Orang Tewas

Administrator - Jumat, 31 Oktober 2025 09:01 WIB
Bentrok Polisi dengan Geng Pengedar Narkoba di Brasil, 119 Orang Tewas
Istimewa
Operasi polisi di pinggiran kota Rio de Janeiro pada Selasa (28/10/2025) telah menewaskan sedikitnya 119 orang, dalam apa yang menjadi penggerebekan geng terbesar dan paling mematikan dalam sejarah.

POSMETRO MEDAN,Rio de Janeiro -- Sebanyak 119 orang tewas dalam bentrok antara polisi dengan geng pengedar narkoba di Rio de Janeiro, Brasil, Selasa (28/10/2025). Polisi melakukan penggerebekan terhadap lokasi sarang narkoba di Rio de Janeiro.

Korban tewas dalam operasi yang menyasar geng pengedar narkoba di favela Penha dan Complexo do Alemão di bagian utara kota itu terdiri dari 115 terduga kriminal dan empat petugas kepolisian.

Dikutip dari Anadolu, Kepala Keamanan Negara Bagian Rio, Victor Santos, menyatakan operasi ini melibatkan 2.500 polisi dan tentara yang didukung 32 kendaraan lapis baja.

Tujuannya adalah untuk "melawan ekspansi teritorial" kelompok kriminal terorganisir, Comando Vermelho, yang dilaporkan melawan aparat dengan tembakan senjata berat dan granat yang diluncurkan dari drone.

"Tingkat mematikan yang tinggi dari operasi ini sudah diperkirakan, tetapi tidak diinginkan," ujar Santos dalam konferensi pers.

Meskipun otoritas Rio bersikeras semua korban tewas adalah penjahat yang terlibat baku tembak, Kantor Pembela Umum negara bagian Rio menyebutkan angka kematian sesungguhnya lebih tinggi, yaitu 132 orang, dan menyuarakan keluhan mengenai penggunaan kekuatan yang tidak proporsional.

Menanggapi kontroversi tersebut, Sekretaris Kepolisian negara bagian Rio, Felipe Curi, mengatakan jenazah tambahan ditemukan di area berhutan.

Ia mengklaim para terduga kriminal yang awalnya mengenakan pakaian kamuflase dan perlengkapan tempur, ditemukan hanya dengan pakaian dalam atau celana pendek.

"Para individu ini berada di hutan, dilengkapi dengan pakaian kamuflase, rompi, dan senjata."

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru