Sat Resnarkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut
Sat Resnarkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut.
Peristiwa satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Situasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah berdampak pada pembatasan hingga penghentian sejumlah penerbangan internasional. Kondisi ini menyebabkan banyak jemaah umrah asal Indonesia tertahan di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Tanah Air sesuai jadwal kepulangan mereka.
Gangguan penerbangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya mobilitas umat muslim selama bulan Ramadan. Ribuan jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah kini harus menunggu kepastian jadwal penerbangan untuk kembali ke Indonesia.
Diperkirakan 54 Ribu Jemaah Berpotensi Terdampak
Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Dr. Anggawira MM. MH., menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk menangani situasi yang berpotensi memengaruhi puluhan ribu jemaah Indonesia.
"Kami sampai saat ini belum melihat langkah yang benar-benar konkret dan progresif untuk menangani situasi ini. Jika tidak segera ditangani dengan cepat dan terkoordinasi, jumlah jamaah yang tertahan akan semakin banyak dan biaya yang harus ditanggung juga akan semakin membengkak," ujar Anggawira dalam keterangan tertulis yang diterima detikHikmah, Kamis (5/3) .
Berdasarkan berbagai laporan dari penyelenggara perjalanan umrah dan komunitas jemaah, diperkirakan sekitar 54 ribu jemaah umrah Indonesia saat ini berada di Tanah Suci dan berpotensi terdampak gangguan penerbangan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebagian besar jemaah tersebut berada di dua kota suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah.
Anggawira menambahkan, situasi ini menjadi semakin berat karena terjadi pada bulan Ramadan. Pada periode ini, jumlah jemaah yang datang ke Tanah Suci meningkat signifikan sehingga tingkat hunian hotel juga melonjak.
Lonjakan permintaan tersebut membuat harga akomodasi di Makkah dan Madinah lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa.
Sat Resnarkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut.
Peristiwa satu menit lalu
Sofyan Tan Bukabukaan Tantangan PTS, Jika PTN Gratis, Beasiswa KIP Kuliah Harus untuk Kampus Swasta
Medan 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen Polda Sumut dalam meningkat
Medan 47 menit lalu
Lestarikan Tradisi dan Ukir Prestasi, Sofyan Tan Tegaskan Filosofi Barongsai Lahirkan Pemimpin Berempati
Medan 54 menit lalu
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT. Smart.
Medan satu jam lalu
Pemkab Samosir dan PT Inalum Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Masyarakat, Bantuan Peralatan Disalurkan
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rantauprapat Ratusan pekerja sawit yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IV Regional I menggelar
Peristiwa 2 jam lalu
Rico Waas Tegaskan Pembangunan 31 Puskesmas Harus Diikuti Peningkatan Pelayanan Kesehatan.
Medan 3 jam lalu
Jaga Integritas, Kanit Provos Polres Pematangsiantar Lakukan Pengecekan Ponsel Personil Bebas Judi Online dan Pinjol
Sumut 4 jam lalu
500 Hari Kasus Mengendap, Ratusan Buruh PTPN IV Kepung Polres Labuhanbatu Desak Copot Kapolres.
Peristiwa 4 jam lalu