Polsek Sorkam Telusuri Kasus Penemuan Mayat Jonas Sinaga di Pantai Binasi Tapteng
POLSEK SORKAM SELIDIKI PENEMUAN MAYAT DI PANTAI BINASI TAPTENG.
Peristiwa 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Presiden Prabowo Subianto merasa heran dengan kritik publik terkait intensitas kunjungannya ke luar negeri sejak menjabat sebagai kepala negara.
Menurutnya, kritik serupa juga pernah dialami Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang justru dinilai terlalu jarang ke luar negeri.
Sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat sudah menjalani 26 rangkaian perjalanan dinas ke luar negeri dengan total kunjungan 29 negara.
Baca Juga:
"Jadi, ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan ya kan 'Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri'" kata Prabowo di Lampung, Rabu (10/6/2026).
"Saya sering ke luar negeri, (dibilang) 'Prabowo sering ke luar negeri'. Aneh. Sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak," gerutunya.
Baca Juga:
Prabowo menjelaskan, kondisi geopolitik dunia saat ini berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Menurut dia, dinamika global yang semakin tak menentu bikin Indonesia harus aktif menjaga hubungan dengan banyak negara.
"Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa. Kita beruntung, saya beruntung," tegasnya sebagaimana diberitakan Jawa Pos Kamis 11 Juni 2026.
Dia menegaskan, arah politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan non-blok.
Karena itu, kata Kepala Negara, Indonesia memilih membangun hubungan baik dengan berbagai negara tanpa terikat pada aliansi militer tertentu.
"Begitu saya terima mandat jadi Presiden, saya langsung, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non aligned, politik non-blok, politik bebas aktif. 1.000 kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak. Ini garis yang saya tempuh," tutur Prabowo.
Di sana, Presiden Prabowo juga mencontohkan hubungannya yang tetap baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Sekarang saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan di situ saya disalahkan. Tapi enggak ada masalah," urainya.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah bekerja untuk kepentingan rakyat Indonesia. Ia menilai, kritik dan suara bising dalam politik merupakan hal yang biasa selama arah kebijakan tetap berpihak kepada rakyat.
"Noise selalu ada, yang penting kita yakin garis kita di mana. Selama saya yakin saya kerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia selamanya saya tidak ragu-ragu," pungkasnya.***
POLSEK SORKAM SELIDIKI PENEMUAN MAYAT DI PANTAI BINASI TAPTENG.
Peristiwa 44 menit lalu
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 2 jam lalu
5 Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Diciduk Tim Reskrim Polsek Medan Tembung Saat Tidur Pulas.
Medan 2 jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikenal memiliki latar belakang dan rekam jejak kehidupan yang sederhana sejak masa muda.
Profil 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Ber
Medan 3 jam lalu
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Amankan 1,36 Gram Barang Bukti
Peristiwa 3 jam lalu
Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir.
Sumut 4 jam lalu
Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota Pematangsiantar.
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat, Badan pemulihan asset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia menggela
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH diwakili Koordinator Bidang Tindak Pidana, Dr.Ricky Syaputra, turut hadir pa
Medan 5 jam lalu