Kami Mau Makan Apa Kalau Tempat Ini Ditutup?..
Ratusan Pekerja dan Warga Gelar Aksi, Minta THM Blue Night Tidak Ditutup.
Sumut 41 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Presiden Prabowo Subianto merasa heran dengan kritik publik terkait intensitas kunjungannya ke luar negeri sejak menjabat sebagai kepala negara.
Menurutnya, kritik serupa juga pernah dialami Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang justru dinilai terlalu jarang ke luar negeri.
Sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat sudah menjalani 26 rangkaian perjalanan dinas ke luar negeri dengan total kunjungan 29 negara.
Baca Juga:
"Jadi, ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan ya kan 'Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri'" kata Prabowo di Lampung, Rabu (10/6/2026).
"Saya sering ke luar negeri, (dibilang) 'Prabowo sering ke luar negeri'. Aneh. Sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak," gerutunya.
Baca Juga:
Prabowo menjelaskan, kondisi geopolitik dunia saat ini berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Menurut dia, dinamika global yang semakin tak menentu bikin Indonesia harus aktif menjaga hubungan dengan banyak negara.
"Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa. Kita beruntung, saya beruntung," tegasnya sebagaimana diberitakan Jawa Pos Kamis 11 Juni 2026.
Dia menegaskan, arah politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan non-blok.
Karena itu, kata Kepala Negara, Indonesia memilih membangun hubungan baik dengan berbagai negara tanpa terikat pada aliansi militer tertentu.
"Begitu saya terima mandat jadi Presiden, saya langsung, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non aligned, politik non-blok, politik bebas aktif. 1.000 kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak. Ini garis yang saya tempuh," tutur Prabowo.
Di sana, Presiden Prabowo juga mencontohkan hubungannya yang tetap baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Sekarang saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan di situ saya disalahkan. Tapi enggak ada masalah," urainya.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah bekerja untuk kepentingan rakyat Indonesia. Ia menilai, kritik dan suara bising dalam politik merupakan hal yang biasa selama arah kebijakan tetap berpihak kepada rakyat.
"Noise selalu ada, yang penting kita yakin garis kita di mana. Selama saya yakin saya kerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia selamanya saya tidak ragu-ragu," pungkasnya.***
Ratusan Pekerja dan Warga Gelar Aksi, Minta THM Blue Night Tidak Ditutup.
Sumut 41 menit lalu
POSMETROMEDAN, Sibolga Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. menerima dua Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Neg
Sumut 47 menit lalu
Bukan MessiMbappe, Gol Terbaik Piala Dunia Milik Bintang Cape Verde, Sidny Lopes Cabral.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tarutung RSUD Tarutung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui serangkaian k
Sumut 2 jam lalu
Tabrakan Dua Sepeda Motor di Jalinsum Asahan, Dua Pengendara Alami LukaLuka.
Peristiwa 2 jam lalu
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan yang Dilaporkan PDAM Tirta Nauli Sibolga.
Sumut 2 jam lalu
Dandim 0207/Simalungun dampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, serahkan kursi roda adaptif.
Sumut 3 jam lalu
Kepala BGN secara resmi mengmumkan terhadap 833 dapur MBG yang ditutup permanen.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Gelar Ops Pekat Toba 2026, Satgas Tindak Polres Tapteng Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin di Andam Dewi
Peristiwa 4 jam lalu
Mengenal lebih dekat sosok Pdt. Dr. S.A.E. Nababan yang masih dikenang hingga sekarang.
Profil 4 jam lalu