Ortu Siapa yang tak Stres, Saksikan Anak Dibawa Polisi Karena Simpan Setengah Kg Ganja di Ember Cat
Simpan Setengah Kilogram Ganja di Ember Cat, Pria Asal Madina Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapteng.
Sumut 18 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Samosir - Rangkaian Geofest 2026 akan berlanjut ke Malaysia. Sebelumnya, pre-event digelar di Raja AmpatUNESCOGlobal Geopark dan main event di Kaldera TobaUNESCOGlobal Geopark.
Penutupan ajang internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21-24 Juli 2026.
Perwakilan Lenggong UNESCOGlobal Geopark, Ahmad Fazril bin Ramli mengatakan Lenggong mendapat kehormatan menjadi tuan rumah post-event GeoFest 2026. Kehadiran delegasi Lenggong di Toba Caldera juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang menghubungkan seluruh tuan rumah GeoFest tahun ini.
Baca Juga:
"GeoFest 2026 diawali di Raja Ampat, kemudian berlanjut ke Toba sebagai main event, dan akan ditutup di Lenggong. Keterkaitan itulah yang membuat kami hadir di setiap lokasi penyelenggaraan sebagai bentuk dukungan dan mempererat hubungan antargeopark," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan The 7th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2026, dalam kegiatan kunjungan langsung ke Huta Raja, Kampung Ulos, Kabupaten Samosir, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga:
Ahmad Fazril menjelaskan, meski post-event tetap mengusung nama Lenggong, pelaksanaannya dipusatkan di Ipoh, Malaysia. Keputusan itu diambil karena kapasitas hotel dan fasilitas akomodasi di Lenggong masih terbatas, sehingga belum mampu menampung seluruh delegasi yang akan hadir.
Ia mengatakan, Ipoh dipilih karena memiliki akses logistik yang lebih mudah. Dengan demikian, seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman tanpa mengurangi substansi kegiatan di Lenggong.
"Post-event tetap menggunakan nama Lenggong, tetapi pelaksanaannya dipusatkan di Ipoh karena kapasitas akomodasi di Lenggong masih terbatas. Ipoh memiliki fasilitas dan akses logistik yang lebih baik untuk melayani seluruh peserta," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan menginap di Ipoh. Sementara itu, kunjungan lapangan tetap dilakukan ke sejumlah geosite di Lenggong. Kegiatan field trip tersebut dirancang hanya berlangsung sehari sehingga peserta dapat kembali ke Ipoh untuk melanjutkan agenda berikutnya.
"Peserta akan menginap di Ipoh, kemudian mengikuti field trip ke sejumlah geosite di Lenggong sebelum kembali lagi ke Ipoh. Dengan begitu seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lebih efektif," ujarnya.
Selain mengunjungi geosite, panitia juga menyiapkan forum berbagi pengalaman antargeopark, diskusi pengelolaan kawasan, serta pertemuan dengan berbagai jejaring UNESCOGlobal Geopark. Ahmad Fazril mengatakan, panitia juga berencana mengundang Menteri Besar (setara gubernur di Indonesia) untuk menyambut para delegasi.
"Kami akan mengunjungi sejumlah geosite yang memiliki nilai penting di tingkat dunia, mengadakan sesi berbagi pengalaman bersama jaringan geopark, dan berencana mengundang Menteri Besar untuk menyambut para delegasi jaringan geopark," katanya.
Ahmad Fazril menambahkan, Lenggong memiliki bentang alam yang didominasi kawasan pegunungan dengan bentang alam batu gamping. Kawasan tersebut berada di jajaran Pegunungan Banjaran Titiwangsa dan Banjaran Bintang.
Selain memiliki kekayaan geologi, Lenggong juga dihuni masyarakat yang didominasi etnis Melayu serta keturunan Patani yang telah lama menetap di kawasan itu.
Ia menjelaskan, kini Malaysia memiliki empat UNESCOGlobal Geoparks, yakni Langkawi, Kinabalu, Lenggong, dan Sarawak Delta. Menurutnya, Langkawi merupakan geopark tertua sekaligus yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Sementara Lenggong dan Sarawak Delta sama-sama memperoleh pengakuan sebagai UNESCOGlobal Geopark pada April 2026 lalu.
"Saat ini Malaysia memiliki empat UNESCOGlobal Geoparks, yaitu Langkawi, Kinabalu, Lenggong, dan Sarawak Delta. Langkawi merupakan geopark yang paling senior sekaligus yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Adapun Lenggong dan Sarawak Delta diakui sebagai UNESCOGlobal Geopark pada tanggal yang sama, yakni April 2026," sampainya. (win)
Simpan Setengah Kilogram Ganja di Ember Cat, Pria Asal Madina Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapteng.
Sumut 18 menit lalu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Sumut 48 menit lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Sambut Silaturahmi Kapolres Pematangsiantar, Bahas Peningkatan Toleransi dan Perkuat Kolaborasi.
Sumut satu jam lalu
Pria Ini Jual Hasil Curian Cuma Rp200 Ribu Padahal Barangnya AC dan Televisi.
Medan 2 jam lalu
Bakti Masyarakat, Ketua Kwarcab Samosir Kerahkan Ratusan Anggota Pramuka Bersihkan Danau Toba.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Persoalan publikasi jurnal internasional masih menjadi salah satu kendala dosen di Sumatera Utara dalam mengajukan kenaikan
Sumut 4 jam lalu
SAPA WARGA DI MEDAN SELAYANG, RICO WAAS BAWA SELURUH OPD TINDAKLANJUTI KELUHAN MASYARAKAT
Medan 4 jam lalu
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Diganti, Kini Dijabat Brigjen Sonny Irawan
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 18 jam lalu