Senin, 28 September 2026

Mantan Presiden Jokowi Jawab Isu Keretakan Gibran dengan Prabowo Subianto

P. Silalahi - Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Mantan Presiden Jokowi Jawab Isu Keretakan Gibran dengan Prabowo Subianto
facebook @Geo Genius
Joko Widodo.

POSMETRO MEDAN- Posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna sempat memicu sorotan dan spekulasi.

Gibran tampak tak duduk langsung di samping Presiden Prabowo Subianto, tetapi sejajar dengan jajaran menteri dan menteri koordinator.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo meminta publik melihat persoalan itu berdasarkan aturan keprotokolan yang berlaku dan tidak mengaitkannya dengan hubungan antara Prabowo dan Gibran.

Baca Juga:

"Ya, secara kedudukan wakil presiden itu secara konstitusional jelas, sudah jelas. Dan ada undang-undang keprotokolan juga jelas semuanya," kata Jokowi di rumahnya Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga:

Seperti viral belakangan ini, sidang kabinet itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026) silam.

Dalam formasi yang terlihat, Gibran berada bersama jajaran menteri dan menteri koordinator, sementara Prabowo menempati posisi tengah.

Jokowi menegaskan pengaturan tersebut seharusnya dipahami sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ya sudah, diikuti aja aturannya di situ, karena sudah jelas semuanya kok. Ya, coba dibaca aturannya," ujar Jokowi seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Geo Genius yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 12 Agustus 2026.

Dia juga membantah spekulasi bahwa posisi duduk itu mencerminkan adanya masalah dalam hubungan Prabowo dan Gibran.

"Ya, baik-baik saja, nggak ada masalah," ungkap Jokowi.

Saat kembali ditanya mengenai kabar hubungan keduanya yang disebut merenggang, Jokowi kembali menegaskan:

"Baik-baik saja," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa susunan tempat duduk dalam sidang kabinet didasarkan pada kebutuhan teknis, bukan persoalan politik maupun hubungan antarpimpinan.

Menurut Prasetyo, Prabowo perlu berada di tengah karena menggunakan teleprompter saat memaparkan berbagai program dan data capaian pemerintah.

"Di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter," jelasnya.

Posisi Gibran di dekat jajaran menteri, menurut Prasetyo, juga merupakan bagian dari pengaturan teknis pelaksanaan sidang kabinet.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Melihat dari Dekat Sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri Terlama Sejak Era Reformasi
Pengamat: Gaya Komunikasi Purbaya, Blak-blakan, Tapi Berisiko ...
Presiden Prabowo Perintahkan 1.000 Perwira TNI dan Polri untuk Edukasi Warga Terkait Bahaya Bakar Lahan
Budi Arie: Insting Saya Ini Lebih Cepat dari 2029
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Pelaku Pembakaran Hutan
Rumah Susanah Dipasangi Garis Polisi
komentar
beritaTerbaru