"Ini sangat membahayakan, apalagi kabelnya sangat kendor. Bisa menyangkut di leher," ungkap Dea, seorang pejalan kaki.
Warga setempat mengakui bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa ada penanganan serius.
Baca Juga:
"Kabel-kabelnya sudah lama seperti itu dan semakin hari semakin banyak. Sepertinya tidak ada perhatian dari pemerintah," keluh seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Kabel yang tidak tertata rapi ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menciptakan ancaman nyata bagi keselamatan publik.
Baca Juga:
Namun, solusi untuk masalah ini sebenarnya sudah lama diterapkan di negara-negara maju seperti Jerman, Belanda, dan Finlandia.
Mereka telah mengadopsi sistem kabel bawah tanah yang terbukti efektif. Sistem ini tidak hanya membuat kota tampak rapi dan modern, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat penting seperti peningkatan keselamatan dan mengurangi pemadaman listrik.
Apakah Indonesia sudah bisa menerapkan tata kelola kabel bawah tanah. Rasanya masih jauh, karena banyaknya biaya yang harus digelontorkan. Tapi kenapa tidak, sudah saatnya Indonesia mengadopsi tata kelola kabel yang baik.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas menertibkan kabel-kabel yang semrawut ini, demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta memperbaiki citra Kota Medan sebagai salah satu pusat kota besar di Indonesia.( Bag)
Tags
beritaTerkait
komentar