Maroko Tantang Prancis di Perempat Final, Intip Jadwalnya!
Timnas Maroko akan duel melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sport 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta- Polda Metro Jaya kembali menyoroti kemunculan hacker yang mengatasnamakan diri sebagai Bjorka, setelah sebelumnya menangkap seorang pemuda berinisial WFT (22) asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, yang diketahui menggunakan akun X bernama sama.
Kasubditpenmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan penyidik belum bisa memastikan apakah WFT merupakan sosok Bjorka yang sempat menghebohkan publik pada 2020 lalu.
"Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, everybody can be anybody di internet. Siapapun bisa jadi siapa saja di internet," ujar Reonald, dikutip Selasa (7/10/2025).
Baca Juga:
Menurutnya, di dunia maya siapa pun bisa memanipulasi identitas, sehingga penyidik kini masih menelusuri jejak digital pelaku untuk memastikan apakah WFT memiliki keterkaitan dengan Bjorka yang asli.
"Bisa saja ada yang mengakui Bjorka-Bjorka lain. Ini lagi didalami, apakah Bjorka ini identik dengan Bjorka yang sebelumnya? Itu akan kami dalami," jelasnya.
Baca Juga:
Reonald menuturkan, sejauh ini penyidik hanya bisa membuktikan tindakan pidana WFT dalam kasus peretasan data milik salah satu bank swasta yang digunakan untuk mengancam pihak terkait.
"Yang masih bisa dibuktikan oleh penyidik Reserse Siber Polda Metro Jaya adalah tindak pidana perbuatan dia di perkara salah satu bank swasta. Itu yang bisa dijelaskan," kata Reonald.
Meski demikian, penyelidikan terhadap Bjorka asli tetap berlanjut. Polisi juga mengungkap, WFT kerap mengganti identitasnya di dunia maya dengan berbagai nama, mulai dari Bjorka, Bjorkanism versi 2020, SkyWave, Shinyhunter, hingga Oposite6890.
"Karena yang berhasil ditangkap ini kan sudah beberapa kali juga mengubah nama di dark web. Ada perubahan nama dari Bjorka, Bjorkanism versi 2020, Sky Wave, dia beberapa kali berubah," ungkapnya.
Sebelumnya, dunia maya kembali dihebohkan oleh kemunculan akun Bjorka yang mengklaim membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri. Unggahan tersebut pertama kali diungkap oleh Pakar Keamanan Siber Teguh Aprianto melalui akun X miliknya, @secgron, dan langsung memicu kehebohan di jagat maya.
"Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker alias peniru. Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri," tulis Teguh di platform X pribadinya. (Fajar)
Timnas Maroko akan duel melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sport 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Ketua Umum PWI Pusat Drs H Ahkmad Munir mengingatkan seluruh anggota PWI untuk tidak terlibat bisnis narkoba dan ju
Inter-Nasional 9 menit lalu
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca.
Sport 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Family Gathering ( FG) PWI Sumut di Jona Garden Langkat meriah bertabur hadiah, Sabtu ( 4/7/2026).Hadiah lucky dra
Sumut 34 menit lalu
Singkirkan Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jika Kami Harus Mengotori Tangan Kami, Kami akan Melakukannya.
Sport 43 menit lalu
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 4 jam lalu
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 5 jam lalu
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 6 jam lalu
Pemkab Samosir pamerkan produk Unggulan daerah di Pekan Raya Sumatera Utara ke50 yang sudah resmi dibuka.
Medan 7 jam lalu
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 8 jam lalu