Kapolsek Tigapanah Sosialisasikan Pencegahan Karhutla ke Warga Desa Tongging
Kapolsek Tigapanah Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Warga Desa Tongging.
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mempercepat transformasi menuju institusi modern yang mampu menghadapi perubahan zaman.
Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Polri dinilai tidak lagi cukup bekerja secara reaktif, tetapi harus mampu mengantisipasi setiap ancaman melalui pendekatan yang prediktif dan adaptif.
Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam amanat Hari Bhayangkara ke-80 yang dibacakan Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. saat memimpin upacara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga:
Dalam amanatnya, Presiden menyoroti perubahan lingkungan strategis dunia yang dipengaruhi rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi global. Situasi tersebut dinilai akan berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan nasional.
Karena itu, Presiden meminta seluruh jajaran Polri meningkatkan kemampuan membaca setiap perkembangan situasi serta merespons secara cepat setiap potensi ancaman yang muncul.
Baca Juga:
"Polri tidak lagi bekerja secara reaktif, melainkan harus mampu bergerak secara prediktif dan adaptif dalam merespons dampak dinamika global serta menjawab setiap tuntutan publik," demikian amanat Presiden yang dibacakan Brigjen Pol Sonny.
Presiden menegaskan bahwa transformasi Polri harus diwujudkan melalui lima langkah strategis, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Presiden juga meminta Polri memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi, mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat, serta membangun komunikasi publik yang lebih terbuka.
Menurut Presiden, tantangan keamanan di era digital berkembang jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Karena itu, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar Polri mampu menghadapi ancaman multidimensional, mulai dari kejahatan siber hingga kejahatan transnasional.
Presiden menegaskan, Polri masa depan harus menjadi institusi yang berbasis data, adaptif terhadap perubahan, kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Kapolsek Tigapanah Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Warga Desa Tongging.
Sumut 45 menit lalu
Sapa Hangat Rico Waas dan Warga Beringin, Momen Sederhana Penuh Makna.
Medan satu jam lalu
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
Sumut satu jam lalu
Simpan Setengah Kilogram Ganja di Ember Cat, Pria Asal Madina Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapteng.
Sumut 2 jam lalu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Sumut 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Sambut Silaturahmi Kapolres Pematangsiantar, Bahas Peningkatan Toleransi dan Perkuat Kolaborasi.
Sumut 3 jam lalu
Pria Ini Jual Hasil Curian Cuma Rp200 Ribu Padahal Barangnya AC dan Televisi.
Medan 4 jam lalu
Bakti Masyarakat, Ketua Kwarcab Samosir Kerahkan Ratusan Anggota Pramuka Bersihkan Danau Toba.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Persoalan publikasi jurnal internasional masih menjadi salah satu kendala dosen di Sumatera Utara dalam mengajukan kenaikan
Sumut 5 jam lalu
SAPA WARGA DI MEDAN SELAYANG, RICO WAAS BAWA SELURUH OPD TINDAKLANJUTI KELUHAN MASYARAKAT
Medan 6 jam lalu