Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 10 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Sudah lebih dari tujuh hari banjir bandang dan longsor meluluhlantakkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan geoportal data penanganan darurat banjir dan longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara,dan Sumatera Barat yang ditayangkan BNPB, jumlah korban jiwa mencapai 940 orang pada Ahad sore. Korban meninggal di Aceh mencapai 366 jiwa. Kemudian, Sumatera Barat mencapai 226 jiwa, dan 329 di Sumatera Utara. Ribuan rumah hanyut, jembatan roboh, dan puluhan desa masih terisolasi tanpa akses listrik maupun bantuan memadai.
Namun di tengah skala kehancuran 3 provinsi sumatera ini, pemerintah pusat tetap bungkam soal penetapan bencana nasional. Tidak ada pernyataan tegas, tidak ada alasan resmi, tidak ada urgensi yang terlihat. Hening.
Baca Juga:
Penundaan ini memunculkan kecurigaan publik. Banyak yang bertanya:
Ada apa sebenarnya?
Baca Juga:
Mengapa status krusial yang bisa mempercepat pengerahan penuh TNI, membuka akses logistik nasional, dan memastikan alokasi anggaran darurat tidak kunjung ditetapkan?
Di lapangan, situasi memburuk. Tim SAR kewalahan, jenazah mulai membusuk di reruntuhan bangunan, dan warga yang selamat mulai kelaparan karena bantuan tidak merata. Sementara itu, gelombang donasi publik melalui gerakan akar rumput justru lebih cepat dan lebih responsif dibanding mekanisme negara. Gerakan seperti #WargaJagaWarga kini menjadi penyokong utama kebutuhan korban.
Pengamat kebencanaan dan aktivis lingkungan mencium adanya persoalan lain di balik kelambatan ini. Penetapan bencana nasional dapat membuka pintu audit besar-besaran terhadap deforestasi, izin tambang, korporasi sawit, dan tata ruang yang diduga menjadi akar dari kehancuran ekosistem Sumatera. Audit itu berpotensi menyingkap banyak hal—mulai dari kelalaian birokrasi sampai keterlibatan elite dalam perusakan lingkungan.
Pertanyaan pun semakin menguat:
Apakah pemerintah tengah menimbang konsekuensi politik?
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 10 menit lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 55 menit lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 55 menit lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut satu jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut satu jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 2 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 3 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 3 jam lalu