Senin, 14 September 2026

Jelang Piala Dunia 2026, Kota Seattle Bergelut dengan Tunawisma

Faliruddin Lubis - Senin, 02 Februari 2026 10:12 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, Kota Seattle Bergelut dengan Tunawisma
Twitter@GilangHamidy
Kota Seattle, Amerika Serikat.

Debat terus berlanjut mengenai penggunaan penampungan kelompok sementara. Kelompok moderat sering melihatnya sebagai solusi cepat, sementara para kritikus memperingatkan bahwa penampungan tersebut tidak memadai dan tidak aman. Dunn menyarankan untuk menggunakan kembali tenda-tenda besar yang awalnya digunakan selama pandemi COVID untuk penampungan darurat dan layanan makanan.

Penolakan dari kelompok progresif

Baca Juga:

Para pemimpin progresif dengan cepat menentang pemindahan paksa atau ketergantungan pada penampungan kelompok.

Anggota dewan kota Alexis Mercedes Rinck berpendapat bahwa membujuk orang untuk meninggalkan daerah yang sudah mereka kenal dan pindah ke tempat penampungan bersama akan sulit.

Baca Juga:

Para pendukung menunjuk pada penelitian yang menunjukkan bahwa perumahan pribadi yang stabil menghasilkan hasil jangka panjang yang lebih baik daripada fasilitas komunal, terutama untuk perempuan.

Yang memperumit masalah adalah pemotongan dan perubahan pendanaan baru-baru ini oleh pemerintahan Trump. Hibah federal utama yang mendukung perumahan transisi dan layanan kesehatan mental kini menghadapi ketidakpastian.

Setelah Gedung Putih mengumumkan potensi pengurangan pada bulan November, Washington bergabung dengan gugatan 21 negara bagian yang menentang langkah tersebut.

Seorang hakim untuk sementara menghentikan pemotongan tersebut pada bulan Desember, dengan sidang dijadwalkan pada bulan Februari.

Jika pengurangan pendanaan berlanjut, Macri memperkirakan 4.500 orang lagi dapat kehilangan tempat tinggal di Seattle. Ketidakpastian tambahan muncul dari perubahan mendadak yang melibatkan hampir $2 miliar dalam hibah kesehatan mental federal.

"Ketika dana dipotong untuk layanan sosial inti, itu benar-benar menyakitkan," kata Dunn, menambahkan: "Akan sangat membantu jika pemerintah federal tetap mempertahankan aliran pendanaan tersebut. Itu tentu akan membantu saya melakukan pekerjaan saya dengan lebih baik."

Tags
beritaTerkait
Ustaz Dhiyauddin Juara Azan Internasional Otr Elkalam di Arab Saudi, Hadiahnya Masha Allah
Pembalap Sepeda Hylmi Zhafir Siswa MAN Tanjungbalai Ukir Prestasi Membanggakan di Malaysia
UINSU dan Hartford International University MoU, Perluas Kolaborasi Akademik Internasional
Samuel Pasaribu Diterima di 6 Universitas Top Dunia untuk Kuliah PhD, Salah Satunya Oxford University
Mengenal Lebih Dekat Sosok Rosita Aruan, Pamen Angkatan Darat Amerika
Menteri Koperasi RI Buka Festival Bunga dan Buah 2026 Kabupaten Karo, Dukung jadi Event Bertaraf Internasional
komentar
beritaTerbaru