Selasa, 24 Februari 2026
Dengan Sering Berkunjung ke KPK

Menag RI Ingin Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

Evi Tanjung - Selasa, 24 Februari 2026 12:43 WIB
Menag RI Ingin Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi
ist
Menang RI Nasaruddin Umar didampingi Jubir KPK Budi Prasetyo

POSMETRO MEDAN, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Menag untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan pesawat khusus saat berkunjung ke Sulawesi Selatan 15 Februari 2026 untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar.

Menag di awal menjelaskan bahwa sudah beberapa kali datang ke KPK. Menag bahkan pernah menyerahkan pemberian dari seseorang yang dia duga waktu itu terkait penyelenggaraan haji. Menag juga beberapa kali berkonsultasi ke KPK.

"Kali ini kita datang lagi untuk menyampaikan terkait kemarin kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan, menggunakan pesawat khusus. Saya datang ke sini untuk menyampaikkan hal itu," ujar Menag di kantor KPK, Jakarta, Senin (23/2/2026)

Baca Juga:

Menag bersyukur pertemuannya dengan KPK berjalan lancar. Menag juga memberikan apresiasi kepada KPK yang memberi ruang baginya untuk menyampaikan penjelasan. Menag bertekad dirinya dapat menjadi contoh bagi para pegawai di Kementerian Agama maupun para penyelenggara negara, dalam pencegahan gratifikasi dan pemberantasan korupsi.

"Mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran bagi temen-temen lain. Mari kita mencoba untuk mendukung seluruh gagasan yang telah kita sosialisasi, terutama dari KPK. Mari kita menjadi penyelenggara yang baik," ajak Menag.

Baca Juga:

"Laporkan apapun yang mungkin _syubhat_ buat kita. Laporkan apa adanya. Kita jangan khawatir. Mudah-mudahan hal (pelaporan) ini adalah contoh yang baik untuk siapapun juga yang sebagai penyelenggara negara," tegasnya.

Jubir KPK: Teladan Positif

Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa pelaporan dugaan gratifikasi di awal yang dilakukan Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi teladan yang positif bagi setiap penyelenggara negara untuk melaporkan apapun penerimaan yang dilakukannya. Ini juga menjadi salah satu bentuk mitigasi awal.

"Kita lakukan pencegahan-pencegahan khususnya terkait konflik kepentingan yang barang kali ke depan akan muncul," sebutnya.

Budi Prasetyo menggarisbawahi tiga hal yang disampaikan Menteri Agama. Pertama, bagaimana seorang Menteri sebagai penyelenggara negara harus punya komitmern kuat dalam memberantas korupsi, khususnya terkait upaya pencegahan, salah satunya dengan melaporkan gratifikasi sejak awal.

Tags
beritaTerkait
Kakanwil Kemenag Sumut : Ramadhan Madrasah Rohani dan Laboratorium Empati
Rico Waas : Lampion Gambarkan  Cahaya Sejahtera untuk Semua Warga
Kakanwil Kemenag Sumut Paparkan Percepatan Tata Kelola Layanan Umat
5 Alasan Mengapa Perempuan Muslim Memilih Berhijab
Kakanwil Kemenagsu : Ramadan Momentum Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan
Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan
komentar
beritaTerbaru