Bupati Humbahas Dukung Desa Siponjot Jadi Kampung Kreatif, Pemprov Sumut Beri Apresiasi
Bupati Humbahas Dukung Desa Siponjot Jadi Kampung Kreatif, Pemprov Sumut Beri Apresiasi kepada Pemkab Humbahas.
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - "Seringkali kita terjebak pada definisi puasa yang fiqih sentris sekadar menahan diri dari makan, minum, dan syahwat dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, dalam Muzakarah ini, mari kita selami dimensi maqashid syariah dari puasa itu sendiri".
Penyataan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi pada kegiatan Muzakarah Khusus Ramadan 1447 H di Aula Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Minggu (22/02/2026).
Membawakan materi bertemakan Ramadhan dan Kepedulian Sosial: Transformasi Kesalehan Ritual Menuju Kesalehan Sosial di Sumatera Utara, Ahmad Qosbi memaparkan bahwa pembahasan ini bukan hanya tentang pengetahuan akademis, namun merupakan sebuah gugatan imani terhadap kualitas keberagamaan.
Baca Juga:
Ramadhan sesungguhnya adalah Madrasah Rohani dan Laboratorium Empati. Melalui madrasah inilah ditemukan bahwa dengan berpuasa akan diperoleh kesalehan ritual (habluminallah) dan Kesalehan Sosial (habluminannas).
"Rasa lapar yang kita rasakan secara sukarela adalah sebuah 'Simulasi Ilahiah'. Allah memaksa kita merasakan perihnya perut kosong agar runtuh arogansi kita, sehingga kita bisa menyelami penderitaan kaum dhuafa yang lapar bukan karena berpuasa, melainkan karena ketiadaan daya dan upaya" paparnya.
Baca Juga:
Melalui kesempatan tersebut, Ahmad Qosbi tidak lupa menjelaskan bahwa bulan ramadan juga merupakan momentum revitalisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Ada 3 poin krusial dalam pelaksanaan ZISWAF, yakni Pergeseran dari Konsumtif ke Produktif; Menghapus Kesenjangan di Sumatera Utara; dan Memperkuat Ukhuwah Wathaniyah.
"Inilah wajah Islam yang Rahmatan lil 'Alamin, yang sejuk dan damai, yang sangat dibutuhkan di tengah dinamika sosial saat ini" ujarnya.
Lewat kegiatan Muzakarah Khusus Ramadan tersebut, Ahmad Qosbi juga mengajak seluruh pengurus MUI untuk bersinergi bersama Kementerian Agama. MUI diharapkan dapat memberikan fatwa dan edukasi teologis yang mencerahkan umat bahwa melaksanakan infaq di saat lapang maupun sempit adalah ciri orang bertakwa.
Kemudian Kementerian Agama akan mengambil peran untuk memfasilitasi regulasi, pengawasan Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan memastikan tata kelola dana sosial keagamaan berjalan transparan dan akuntabel.
"Narasi dakwah selama Ramadhan harus digeser dari sekadar pahala berlipat ganda menjadi manfaat yang berlipat ganda bagi sesama. Mari kita menjadikan masjid-masjid kita bukan hanya sebagai pusat ibadah ritual, tetapi sebagai lumbung pangan dan solusi sosial bagi masyarakat sekitarnya" tutup Ahmad Qosbi.(maldi)
Bupati Humbahas Dukung Desa Siponjot Jadi Kampung Kreatif, Pemprov Sumut Beri Apresiasi kepada Pemkab Humbahas.
Sumut 3 menit lalu
Sang Jenderal dari Tanah Karo Kini Jadi Danrem di Pekanbaru.
Profil satu jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mend
Peristiwa 2 jam lalu
Jambret Maut di Perumnas Mandala Yang Menewaskan Korbannya Akhirnya Ditangkap, Pelaku Masih Berusia 17 Tahun.
Peristiwa 2 jam lalu
Bupati Taput Salurkan Bantuan Pangan ke Ribuan Keluarga di Sipoholon, Dorong Warga Manfaatkan Sistem Perlinsos Digital
Sumut 3 jam lalu
Waka Polres Karo menghadiri Pelantikan Perkumpulan Terang Kebenaran Firman (PTKF) Kabupaten Karo.
Sumut 3 jam lalu
Inspektorat Langkat Disorot, Pengaduan Dugaan Kelalaian Pelayanan di Desa Paya Rengas Langkat Belum Ada Kejelasan.
Sumut 3 jam lalu
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Tinjau Beberapa Kondisi Jalan Drainase Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan.
Medan 4 jam lalu
Hercules Minta Massa Tertib, GRIB Jaya Siap Siaga 24 Jam.
Inter-Nasional 4 jam lalu
DPD GMNI Sumut mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membongkar indikasi kejahatan terorganisir di Rutan Kelas I A Medan.
Medan 4 jam lalu