Benarkah Uang BD Narkoba Kabanjahe Mengalir Ke Polres Karo ?
POSMETRO MEDAN, Kabanjehe Berbagai spekulasi bermunculan di tengah masyarakat Tanah Karo khususnya warga Kabanjahe. Pasalnya, maraknya per
Peristiwa 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan di balik adanya wacana penyesuaian premi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan yang mulai berlaku pada 2026.
Budi menuturkan, rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan ini sudah tidak bisa lagi ditunda karena dana untuk jaminan kesehatan sosial ini selalu defisit setiap tahunnya.
"BPJS sekarang kondisinya itu akan defisit Rp 20 sampai Rp 30 triliun. Nah itu akan ditutup tahun ini dari anggaran pemerintah pusat sebesar Rp 20 triliun, tapi itu akan terjadi setiap tahun (defisit)," ucap Budi di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga:
Apabila defisit ini terus dibiarkan, maka akan banyak rumah sakit yang mengalami kesulitan operasional sehingga akan berdampak pada menerima pasien. "Itu akan terasa dengan penundaan pembayaran ke rumah sakit. Itu sebabnya harus ada perubahan yang struktural," ujar Budi.
Ia menegaskan, wacana kenaikan tarif ini hanya akan berpusat pada mereka yang menggunakan BPJS Kesehatan mandiri. "Kenaikan premi ini hanya berpengaruh terhadap masyarakat yang menengah ke atas yang memang bayarnya kan Rp 42.000 sebulan," tutur dia.
Baca Juga:
Meski belum ditetapkan, Budi menyebut nilai kenaikan premi BPJS Kesehatan masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk membeli rokok. "Harusnya bisa deh ya. Yang laki-laki beli rokok kan lebih dari Rp 42.000 sebulan," kata dia.
Karena sasaran masyarakat menengah ke atas, masyarakat kelas bawah terutama di desil 1-5 tidak akan ikut merasakan kebijakan baru ini. "Kenaikan premi BPJS tidak ada pengaruhnya sama sekali kepada masyarakat miskin. Karena masyarakat miskin dibayari pemerintah," ucap Budi.
Adapun, pemerintah sampai saat ini belum menetapkan berapa kenaikan tarif iuran BPJS kesehatan. Berdasarkan angka iuran BPJS mandiri, tarif iuran BPJS untuk kelas 1 sebesar Rp 150.000 per orang per bulan, kelas 2 sebesar Rp 100.000 per orang per bulan, dan kelas 3 sebesar Rp 42.000 per orang/bulan (subsidi pemerintah Rp 7.000).
(wan/kompas)
POSMETRO MEDAN, Kabanjehe Berbagai spekulasi bermunculan di tengah masyarakat Tanah Karo khususnya warga Kabanjahe. Pasalnya, maraknya per
Peristiwa 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Banyak orang terbiasa menempatkan kebutuhan orang lain di atas dirinya sendiri. Mereka sigap membantu, mudah mengala
Lifestyle 42 menit lalu
Oleh Jafar SidikPOSMETRO MEDAN Buku biografi tokoh masyarakat sekaligus sosok birokrat terkemuka Sumatera Utara, Dr R.E. Nainggolan, MM, T
Lifestyle 45 menit lalu
POSMETROMEDAN, Jakarta Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Oper
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kebersihan merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan, Rico Waas. Meneruskan kebijakan Wali Kota terseb
Medan 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Palas Keberhasilan Program Ekoteologi di MTsN 1 Padang Lawas kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Selasa (24/02/2026
Sumut 2 jam lalu
Budi menuturkan, rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan ini sudah tidak bisa lagi ditunda karena dana untuk jaminan kesehatan sosial i
Inter-Nasional 3 jam lalu
Mendes PDT mengusulkan agar pemerintah menghentikan pemberian izin pendirian minimarketminimarket baru demi menghidupkan unit usaha warga d
Bisnis 3 jam lalu
Bermain di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB, Nerazzurri kalah 12 dan tersingkir dengan agregat 25.
Sport 3 jam lalu
Ayah bayi, HA, mengatakan bayi tersebut merupakan anak mereka yang keempat, satu di antaranya sudah meninggal dunia. HA menyebut tak mampu
Peristiwa 3 jam lalu