Warga Langkat Gerah, MKD diminta Segera Sidangkan Dugaan KDRT Rudi Bangun
POSMETRO MEDANMajelis Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diminta untuk segera menindaklanjuti dan m
Politik 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Thailand- Tuk-Tuk adalah ikon transportasi roda tiga tradisional yang berasal dari tahun 1930-an, terkenal dengan warna cerah dan suara mesin khasnya.
Sangat ideal untuk melewati kemacetan Bangkok, kendaraan ini menawarkan pengalaman budaya yang unik bagi wisatawan dengan harga yang harus ditawar terlebih dahulu, biasanya berkisar antara 50-150+ Baht tergantung jarak.
Tuk-tuk di Thailand dikembangkan dari becak modern, tuk-tuk menjadi simbol mobilitas Bangkok, kini berkembang ke versi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga:
Penumpang wajib menawar harga sebelum naik. Sopir biasanya mematok tarif dua kali lipat, jadi cobalah menawar setengah harga terlebih dahulu.
Perjalanan singkat umumnya berkisar 50-100 Baht, sedangkan jarak yang lebih jauh atau untuk turis bisa jauh lebih mahal.
Baca Juga:
Hindari menggunakan tuk-tuk untuk jarak yang terlalu jauh dan lebih baik untuk perjalanan jarak pendek atau berkeliling kota.
Meskipun terbuka, tuk-tuk memberikan sensasi berkendara yang seru. Namun, berhati-hatilah terhadap potensi penipuan harga (scam) dengan memastikan tarif disepakati di awal.
Kini ada layanan tuk-tuk online, seperti Muvmi, yang memudahkan pemesanan via aplikasi dengan harga lebih transparan dan seringkali lebih murah untuk perjalanan jarak dekat ke BTS/MRT.
Tuk-tuk bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari gaya hidup dinamis Bangkok dan pengalaman yang tak terlupakan saat berwisata di Thailand.
Naik tuk-tuk selama liburan di Thailand memang bakal menyenangkan. Kamu bisa merasakan seperti warga lokal pada umumnya.
Tuk-tuk di Thailand paling mirip dengan bajaj di Indonesia, khususnya Jakarta. Keduanya merupakan transportasi roda tiga berkapasitas kecil yang lincah, bising, dan sering digunakan untuk jarak dekat. Meski mirip, tuk-tuk umumnya lebih panjang dan berwarna mencolok dibanding bajaj.
Perbedaannya Tuk-tuk sering memiliki tempat duduk lebih luas, atap lebih tinggi, dan dekorasi lampu/cat yang mencolok.
Saat ini ada juga tuk-tuk elektrik di Bangkok yang bisa dipesan melalui aplikasi, mirip dengan layanan Grab/Gojek.
Selain bajaj, konsep roda tiga ini juga mirip dengan becak motor yang masih banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.(BBS)
POSMETRO MEDANMajelis Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diminta untuk segera menindaklanjuti dan m
Politik 32 menit lalu
Sosok Citra Korban Kecelakaan Kereta, Anak Bungsu Merantau Kuliah ke Jakarta.
Peristiwa satu jam lalu
Bawa 5 Kg Sabu dari Malaysia, Warga Jatim Ditangkap di Asahan.
Sumut 2 jam lalu
Polres Binjai Rilis Ungkap Kasus JanuariApril 2026.
Kriminal 2 jam lalu
LBH Keadilan Setara Hadir, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Perluasan Bantuan Hukum Gratis.
Sumut 2 jam lalu
Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara&ndashNegeri Lama&ndashTajung Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini,
Sumut 2 jam lalu
JudulPelaku Penganiayaan Tewaskan Remaja di Belawan Ditangkap Kurang dari 4 Jam, Satu Orang Masih Diburu.
Peristiwa 3 jam lalu
Nilai tukar Rupiah Rabu, 29 April 2026 pagi kembali dilaporkan melemah.
Bisnis 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanaka
Sumut 3 jam lalu
Kecelakaan beruntun antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Peristiwa 3 jam lalu