Polres Asahan Musnahkan 8,7 Kg Sabu dan 772 Vape Etomidate, Selamatkan 19.600 Jiwa
Polres Asahan memusnahkan 8,7 Kg sabu dan 772 Vape Etomidate yang 19.600 jiwa terselamatkan.
Peristiwa 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Pengukuhan dan Silaturahmi Kebangsaan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Masa Khidmat 2025-2030.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjadikan prinsip yanfa'unnaas atau memberi manfaat bagi manusia, sebagai landasan utama dalam pengabdian.
"Segala sesuatu yang memberikan manfaat bagi umat manusia akan bertahan di muka bumi. Karena itu, melalui MUI, mari kita bersama-sama berikhtiar dan berkhidmat untuk menghadirkan kebermanfaatan di bidang masing-masing," ujar Menteri Nusron di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, NTB.
Baca Juga:
Menurut Menteri Nusron, memberikan manfaat kepada masyarakat merupakan ciri utama seorang ulama, yakni dengan mendedikasikan waktu, pikiran, tenaga, hingga harta demi kemaslahatan umat. Dalam konteks tersebut, ia mendorong MUI untuk mengambil peran strategis melalui kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.
Setidaknya ada tujuh bidang pengabdian yang Menteri Nusron sampaikan dalam kesempatan ini, di antaranya penguatan kehidupan beragama, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas. Lebih lanjut, pengabdian bisa dilakukan dalam aspek pembinaan moral, pendampingan saat menghadapi kematian, hingga penguatan nilai-nilai spiritual juga menjadi bagian penting dari peran ulama di tengah masyarakat.
Dalam bidang ekonomi, Menteri Nusron menyoroti soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai rata-rata 5% per tahun dalam beberapa tahun terakhir. "Pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati secara merata. Kekayaan masih berputar di kelompok tertentu. Karena itu, MUI perlu berperan dalam menyiapkan kader-kader ekonomi umat, tidak hanya fokus pada kader fikih, tetapi juga sektor ekonomi," tegasnya.
Sementara di bidang pendidikan, Menteri Nusron menekankan pentingnya peningkatan kualitas lembaga pendidikan Islam, khususnya dengan memperbanyak penguatan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Menurutnya, keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu teknologi menjadi kunci kemajuan umat.
"Ilmu agama penting, tapi tetep harus diseimbang dengan jumlah ilmu-ilmu teknologi," tambahnya.
Sejalan dengan tema kegiatan, "Sinergi Ulama dan Umara Menjaga NKRI dari NTB", Menteri Nusron berharap kehadiran MUI dan berbagai organisasi Islam dapat menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat bangsa.
Polres Asahan memusnahkan 8,7 Kg sabu dan 772 Vape Etomidate yang 19.600 jiwa terselamatkan.
Peristiwa 8 menit lalu
Penanganan Kasus KIP Kuliah Terkesan Mandeg, Aliansi BEM PTS Sumut Ada Apa?
Medan 9 menit lalu
Diduga tertipu Rp70 Juta dengan modus DP mobil, seorang pria di Medan ditangkap polisi.
Medan 23 menit lalu
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Masih Berlangsung di JICC, Stand Sumatera Utara Sajikan Kuliner Khas dan Kreasi UMKM
Inter-Nasional 24 menit lalu
Petani di Karo ditangkap personel Satresnarkoba lantaran menyimpan sabu dan ganja di 2 lokasi.
Sumut 38 menit lalu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu.
Medan 39 menit lalu
Menabrak truk yang sedang parkir di Jalan Lintas BarusSibolga, seorang pelajar dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa 52 menit lalu
Rommy Van Boy Beri Tenggat Sepekan, Minta Taman Hermes di Atas Drainase Dibongkar.
Medan 53 menit lalu
Satuan Brimob Polda Sumut melepas tim Safari Dakwah Tahun Baru Hijriah 1448 H memperkuat sinergi membangun spiritualitas dan moral umat.
Sumut satu jam lalu
Peringatan HAN ke42, Bupati Taput mengajak berlolaborasi dan melindungi anak demi Indonesia Emas 2045.
Sumut satu jam lalu