Selasa, 13 Oktober 2026
Curhat Orangtua Korban Pembunuhan Driver Online

Saya Bilang Jangan Keluar Nggak Ada Sewa, Tapi Dia Pergi Lagi...

Faliruddin Lubis - Jumat, 28 Agustus 2026 14:00 WIB
Saya Bilang Jangan Keluar Nggak Ada Sewa, Tapi Dia Pergi Lagi...
TribrataTV
Orangtua korban pembunuhan driver online, Ramadhan Alam, S.E.

POSMETRO MEDAN, Medan-- Orangtua korban pembunuhandriver online, Ramadhan Alam, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumatera Utara beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan anaknya, Riyan Alamsyah (25).

‎Ramadhan berharap proses hukum terhadap pelaku berjalan tegas. Ia meminta pelaku dijatuhi hukuman berat atas perbuatannya.

‎

Baca Juga:

‎"Saya mohon dihukum berat pelakunya," ujar Ramadhan.

‎

Baca Juga:

‎Dengan suara penuh duka, Ramadhan mengungkapkan bahwa korban merupakan anak yang paling dekat dengannya. Pada malam kejadian, korban bahkan menggunakan akun layanan transportasi online milik ayahnya untuk bekerja.

‎

‎"Memang anak ini paling dekat dengan saya. Jadi memang dia pakai akun saya malam itu. Saya bilang jangan keluar, nggak ada sewa. Tapi dia pergi lagi, begitu kata temannya. Pulangnya saya tidak tahu lagi, jam 12 malam," katanya.

‎

‎Ramadhan mengatakan, sebelum peristiwa tragis tersebut, korban sebenarnya telah memiliki rencana untuk melanjutkan pekerjaan di bidang pelayaran. Korban disebut telah menyelesaikan pendidikan di sekolah pelayaran dan tinggal menunggu keberangkatan ke kapal.

‎

‎"Rencananya dia minggu depannya mau berangkat ke kapal, bagian pelayaran. Tapi sudah ajal, kita tidak tahu lagi," ucapnya.

‎

‎Ia juga mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum anaknya menjadi korban pembunuhan. Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi, lokasi korban disebut berada tidak jauh dari rumah orangtuanya.

‎

‎"Tidak ada firasat apa-apa. Karena menurut aplikasi setelah dicek, lokasinya dekat rumah pribadi. Di orderan turunnya juga tidak jauh dari rumah orangtua korban," ujarnya.

‎

‎Ramadhan menuturkan, korban merupakan anak ketiga dari keluarganya. Dalam kesehariannya, korban bekerja secara part time untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

‎

‎Korban juga diketahui menggunakan sejumlah platform transportasi daring. Selain akun Maxim milik ayahnya yang kerap digunakannya, korban memiliki akun Grab, GoCar, dan InDrive.

‎

‎"Memang dia sering pakai akun saya. Korban ini anak yang ketiga," katanya.

Sebelumnya, warga Bulu Cina, Hamparan Perak, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria yang diduga menjadi korban tindak kejahatan di kawasan perkebunan tebu pada Kamis malam.

Korban diketahui berinisial Ryan Alamsyah, 25 tahun, warga Kecamatan Medan Helvetia. Korban disebut telah bekerja sebagai pengemudi taksi online selama hampir satu tahun.

Saat ditemukan, korban berada di area perkebunan dengan kondisi kaki terikat. Polisi juga menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban.(Tribrata.tv)

Tags
beritaTerkait
Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional
Pekerjaan Besar Menanti Irjen Sonny Irawan
Astaga! Melawan Mau Diperkosa, Pekerja SPPG Dibunuh, Jasadnya Ditenggelamkan ke Sungai
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Kuala, Langkat, 2 Terduga Pelaku Diamankan
Motif Pembunuhan di Kuala Diduga Dipicu Persoalan Pencurian Buah Kelapa Sawit
Ngaku Ditipu, Pria Asal Tapsel Laporkan Oknum ASN Pemprovsu ke Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru