Tim Patroli Mandiri Brimob Sisir Jalur Rawan Medan hingga Dini Hari
Jaga Ketenangan Malam Kota Medan, Tim Patroli Mandiri Brimob Sisir Jalur Rawan Medan hingga Dini Hari.
Medan 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Tim Tekab Polsek Medan Timur meringkus seorang residivis pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial MDH alias Moris (34). Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena mencoba melawan dan melarikan diri saat hendak dibawa untuk pengembangan kasus.
Informasi yang dihimpun, tersangka telah beraksi di lebih dari 10 lokasi berbeda di wilayah hukum Polrestabes Medan. Ia merupakan warga Jalan Panglima Denai Gang Hasibuan, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butar-butar, didampingi Kanit Reskrim Iptu Evan Lian Siahaan, dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (12/7/2025), mengungkapkan bahwa tersangka terakhir kali beraksi pada Kamis, 10 Juli 2025, di Jalan Halat, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area.
Baca Juga:
"Setelah menerima laporan dari korban, tim segera melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di kawasan Jalan Panglima Denai. Tim kemudian membuntuti pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor bersama rekannya," jelas Kompol Agus.
Setibanya di Jalan Halat, tim berhasil menangkap Moris, sementara rekannya berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran.
Baca Juga:
Dari lokasi penangkapan, ditemukan satu bungkus rokok berisi besi runcing yang diduga alat untuk merusak kunci motor. Alat tersebut diyakini dibuang oleh rekan pelaku saat melarikan diri.
Saat hendak dibawa untuk pengembangan, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur. Petugas pun memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun tak diindahkan. Akhirnya, petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.
"Pelaku kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Kapolsek.
Hasil interogasi mengungkap bahwa Moris telah mencuri sepeda motor di sedikitnya 10 lokasi berbeda. Ia mengaku beraksi delapan kali bersama rekannya Axel (DPO), dan sisanya bersama Rio (DPO). Uang hasil kejahatan digunakan untuk membeli sabu-sabu, bermain judi slot, dan sebagian diserahkan kepada mantan istrinya.
Masih berdasarkan pengakuan pelaku, motor hasil curian dijual kepada seorang perempuan berinisial N di kawasan Jermal dengan harga sekitar Rp3 juta per unit.
Jaga Ketenangan Malam Kota Medan, Tim Patroli Mandiri Brimob Sisir Jalur Rawan Medan hingga Dini Hari.
Medan 14 menit lalu
Bangun Komunikasi dan Sinergitas, Kapolres Dairi Sambangi Kajari Dairi.
Sumut 25 menit lalu
Aksi Humanis Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM Saat Atur Lalu Lintas di Tengah Demo Mahasiswa.
Medan 9 jam lalu
Di International Conference CAPS 2026, Raja Malem Tarigan Dorong Pasar Jaya Jakarta Jadi Bagian dari Infrastruktur Kota.
Bisnis 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapangan Merdeka Medan, Ja
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Doa Lintas Agama sekaligus Resepsi Hari Ulang Tah
Berita 14 jam lalu
Pangdam I/BB Kunjungi Kodim 0207/Simalungun Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit.
Sumut 15 jam lalu
Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf.
Sumut 15 jam lalu
Langkah Awal Penguatan Kamtib, Pejabat Baru Lapas Lubuk Pakam Turun ke Blok Hunian.
Sumut 16 jam lalu
HM Nezar Djoeli Minta KPK Hentikan Opini Tak Bertanggung Jawab Soal Raja Juli Antoni.
Inter-Nasional 16 jam lalu