Senin, 25 Mei 2026

Ternyata! Pembunuh Nenek-nenek Tukang Servis CCTV, Motifnya Karena Tak Dipinjami Uang

Administrator - Sabtu, 26 Juli 2025 11:19 WIB
Ternyata! Pembunuh Nenek-nenek Tukang Servis CCTV, Motifnya Karena Tak Dipinjami Uang
DTS
RL (41), berprofesi sebagai tukang servis CCTV, pria yang diduga menghabisi nyawa seorang nenek bernama Amimah (72).

POSMETRO MEDAN,Medan– Ternyata! RL (41), berprofesi sebagai tukang servis CCTV, pria yang diduga menghabisi nyawa seorang nenek bernama Amimah (72), di kediamannya di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pelaku berhasil ditangkap pada Rabu (23/7) di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, setelah sempat melarikan diri.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika korban, Amimah, menghubungi RL untuk memperbaiki sistem CCTV di rumahnya. Keduanya diketahui telah saling mengenal sejak tahun 2016.

Baca Juga:

"Ini bukan pembunuhan yang direncanakan. Namun tersangka datang membawa alat kerja, termasuk tespen. Mereka sudah saling kenal sejak lama," ujar Gidion saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (25/7).

RL datang ke rumah korban dan mulai memperbaiki CCTV yang terletak di bagian belakang rumah. Saat itu, korban turut mengawasi pekerjaan pelaku.

Baca Juga:

Di tengah aktivitasnya, pelaku diduga melancarkan aksinya karena kesal permintaannya untuk meminjam uang sebesar Rp3 juta ditolak oleh korban.

"Tersangka marah karena tidak dipinjami uang, lalu melakukan aksi kekerasan yang berujung pada meninggalnya korban," jelas Gidion.

Saat kejadian, Amimah hanya ditemani oleh sang suami yang berusia 73 tahun dan mengalami kondisi pikun. Suaminya berada di ruang depan ketika insiden terjadi.

"Korban dan suaminya tinggal berdua di rumah. Pelaku datang dalam kondisi sehat dan kuat secara fisik," tambah Gidion.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat berpamitan kepada suami korban dan pergi seolah tidak terjadi apa-apa. Jenazah Amimah baru ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi mengenaskan.

"Luka yang diderita korban cukup parah. Ada luka sayatan panjang dari sisi kanan ke kiri, diduga menggunakan pisau cutter. Selain itu, ada juga tespen yang digunakan," ungkap Gidion.

Dalam konferensi pers di Polrestabes Medan, RL mengaku aksinya dilakukan spontan saat korban berteriak minta tolong ketika diancam. Menurutnya, korban berusaha melawan dengan keras.

"Ibu itu berteriak keras sekali saat saya ancam pakai pisau. Dia berontak sekuat tenaga," ujar RL. Ia juga menyebutkan bahwa pisau cutter dan tespen yang digunakan sebagian milik korban.

"Saya nekat karena butuh uang untuk membayar sewa rumah Rp3 juta," tambah RL.

Kini RL harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum atas dugaan pembunuhan terhadap korban yang merupakan lansia.(mdk)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
2 Sepeda Motor Tabrakan di Medan Perjuangan, 2 Orang Tewas 1 Kritis
Raffa Ramadhan Raih Juara 1 Kumite Tennis Meja Di Popkot Medan 2026
Astaga! Nenek Pergoki Cucunya Dianuin Kakek-kakek di Warungnya
Operasi Senyap Narkoba, Polrestabes Medan Segel THM Phantom dan Buru Pemasok Ekstasi
Medan Mulai Terang, 365 Personel Polrestabes Disebar Jamin Keamanan Pasca Blackout
Laila, Guru MTsN 1 Medan Wakili Indonesia dalam Program Pelatihan Internasional di China
komentar
beritaTerbaru