Kamis, 12 Februari 2026

Korban Tawuran Salah Sasaran, Tewas Ditikam Lengan Luka Parah

Administrator - Senin, 13 Oktober 2025 22:55 WIB
Korban Tawuran Salah Sasaran, Tewas Ditikam Lengan Luka Parah
Ist
Korban salah sasaran tewas mengenaskan

POSMETRO MEDAN, Medan -

Aksi tawuran antar kelompok di pinggiran rel Jalan Padang, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, berakhir tragis.

Seorang pria bernama David Martua Nainggolan (27), warga Jalan Betet, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Area, tewas mengenaskan setelah menjadi korban salah sasaran dalam bentrokan maut tersebut, Senin (13/10/2025) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat dua kelompok remaja terlibat saling serang di sekitar rel kereta api.

Bibi korban, Christina Sitorus, masih syok mengingat detik-detik keponakannya datang dalam kondisi bersimbah darah.

"Sekitar jam tiga, pintu rumah saya diketuk keras. Waktu saya buka, David sudah berdarah-darah, ditopang sama temannya," ujarnya sambil menahan tangis.

Christina langsung bergegas membawa David ke klinik terdekat, namun nyawa korban tak tertolong.

"Belum sampai klinik, dia sudah lemas. Di ulu hatinya ditusuk, terus lengannya luka-luka karena dia sempat menangkis," kata Christina.

Korban diketahui mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian ulu hati dan lengan, yang menyebabkan kehabisan darah sebelum mendapat pertolongan medis.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah David dibawa ke rumah duka di Jalan Betet.

Beberapa jam kemudian, tim INAFIS Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara II Medan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan.

"Tadi polisi datang, bawa jenazah ke rumah sakit Bhayangkara untuk autopsi dan pakaikan baju korban," ujar Christina lagi.

Usai autopsi, jenazah David diserahkan kembali ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif tawuran dan memburu para pelaku yang menyebabkan korban jiwa.

Kasus ini menambah panjang daftar aksi tawuran di Kota Medan yang kian meresahkan warga.

"Kami minta aparat segera bertindak tegas. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," ucap seorang warga sekitar, yang mengaku sering melihat kelompok remaja berkumpul di sekitar rel pada malam hari.(ATN)

Editor
: Evi Tanjung
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru