Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam, Dugaan Bunuh Diri Winda Lorenza
Winda Lorenza Diduga Bunuh Diri, Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam.
Medan 34 menit lalu
POSMETROMEDAN, Tapsel - Berhentinya aktivitas Tambang Emas Martabe di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara bukan hanya berdampak pada produksi. Dampak paling nyata justru dirasakan para tenaga kerja (terutama ratusan pekerja outsourcing) yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan secara drastis pascabencana alam.
Sejak operasional tambang dihentikan sementara oleh pemerintah, peluang para pekerja untuk kembali bekerja menurun tajam. Banyak dari mereka kini hanya bisa tinggal di rumah tanpa aktivitas produktif yang jelas.
"Pendapatan sudah turun sekali. Banyak yang dirumahkan, terutama tenaga outsourcing," ungkap Kadis Ketenagakerjaan Tapsel Ahmad Raja Nasution.
Baca Juga:
Kondisi riil itu mengemuka, kata Raja, saat menerima audiensi pimpinan unit kerja Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK FSP KEP SPSI) dari PT Agincourt Resources (AR), pengelola Tambang Emas Martabe.
"Mereka punya keluarga, punya tanggungan hidup. Kini mereka mengadukan nasib ke pemerintah daerah terkait pekerjaan nasib mereka ke depan. Miris memang," sebut Raja.
Baca Juga:
Menurut Ketua SPSI PTAR, Gustiawan yang didampingi Sekretaris SPSI PTAR Rizki Abadi , Kamis, mereka yang dirumahkan tanpa kepastian pasca berhentinya operasional, para pekerja hanya menerima pemberitahuan dirumahkan.
Tidak ada kepastian kapan aktivitas kembali normal. Sebagian mencoba mencari pekerjaan lain, namun tidak mudah. "Tidak ada kegiatan. Sebagian mereka hanya menunggu. Ada yang nongkrong, ada yang coba kerja serabutan," tegasnya.
Menurut Gustiawan, dampak sosial mulai terasa pasca berhentinya operasi tambang. Mulai memunculkan masalah sosial baru. Bahkan, aktivitas ekonomi di sekitar tambang juga melemah, konsumsi menurun, dan biaya hidup tetap berjalan.
"Sekarang ini bukan hanya soal tenaga kerja. Dampak sosial ekonomi sudah mulai muncul. Tingkat pencurian mulai naik. Ini sinyal serius," katanya.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh memandang persoalan ini secara sektoral. Dampak kebijakan harus dilihat secara komprehensif, karena menyentuh seluruh lapisan masyarakat (dari pekerja, UMKM, hingga keamanan sosial).
Winda Lorenza Diduga Bunuh Diri, Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam.
Medan 34 menit lalu
Satpolairud Polres Sibolga Intensifkan Patroli dan Pemantauan Wilayah Pesisir
Peristiwa 43 menit lalu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut satu jam lalu
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan.
Medan satu jam lalu
Wali Kota Sibolga Buka Turnamen Sepak Bola Gebyar Kemerdekaan, Pererat Sinergi Forkopimda.
Sumut 2 jam lalu
Pemprov Sumut Tegaskan ProbisUHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat.
Sumut 2 jam lalu
Siswa SMA di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
Sumut 2 jam lalu
Tiga Pekerja DLH Kota Tanjungbalai Tersengat Listrik Tegangan Menengah Saat Pasang Bendera di Tugu Segitiga.
Peristiwa 2 jam lalu
Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman 16.000 Batang Rokok Ilegal Melalui Layanan Pos
Inter-Nasional 2 jam lalu
Kadis SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi Tinjau Pasar Petisah, Dorong Penataan Trotoar Dan Infrastruktur Pendukung.
Medan 2 jam lalu