Istri Mahathir Mohamad Berusia 100 Tahun akan Dimakamkan Secara Kenegaraan
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Nasib tragis diduga dialami seorang warga Pasar 5 berinisial MNS. Datang ke Kota Medan dengan harapan mendapatkan perlindungan setelah menjadi korban bencana banjir, MNS justru mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi berupa dugaan pencabulan dan sodomi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RDK.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sebanyak dua kali, disertai ancaman serius yang membuat korban diliputi ketakutan mendalam.
Baca Juga:
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban tiba di Medan untuk menghindari dampak banjir yang melanda wilayah tempat tinggalnya. Dalam kondisi lelah, trauma, dan membutuhkan tempat berlindung, korban diduga berada di bawah tekanan psikologis yang kemudian dimanfaatkan oleh terduga pelaku.
Baca Juga:
Korban menuturkan bahwa pada kejadian pertama, terduga pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memaksa korban melakukan perbuatan asusila. Korban mengaku disuruh memegang kemaluan terduga pelaku sebelum akhirnya mengalami tindakan sodomi. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban tidak mampu melawan karena adanya ancaman kekerasan.
Tidak berhenti di situ, peristiwa serupa kembali diduga terjadi untuk kedua kalinya. Korban mengaku kembali mendapatkan perlakuan yang sama, bahkan disertai ancaman akan digantung apabila korban berani melawan, berteriak, atau menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. Ancaman tersebut membuat korban memilih bungkam demi keselamatan dirinya.
Korban yang telah mengalami tekanan mental akibat bencana banjir kini harus menanggung trauma berlapis akibat dugaan tindak kekerasan seksual tersebut. Dalam pengakuannya, korban menyebut bahwa rasa takut dan teror terus menghantui, bahkan setelah dirinya menjauh dari terduga pelaku.
Kasus ini pun menimbulkan ketakutan di lingkungan sekitar tempat tinggal korban. Warga, khususnya anak-anak, disebut mulai merasa tidak aman. Orang tua menjadi lebih waspada dan khawatir akan keselamatan anak-anak mereka jika terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Menanggapi dugaan peristiwa tersebut, Ade Renaldi Tanjung, SH, selaku kuasa hukum korban, menyampaikan permintaan tegas kepada Kapolrestabes Medan agar segera mengambil langkah hukum.
"Kami meminta Kapolrestabes Medan untuk segera memanggil dan memeriksa terduga pelaku. Dugaan ini bukan perkara ringan. Ini menyangkut dugaan kekerasan seksual dengan ancaman nyawa, yang dampaknya sangat serius bagi korban maupun masyarakat sekitar," ujar Ade Renaldi Tanjung, SH.
Ia menambahkan bahwa korban merupakan warga terdampak bencana yang seharusnya mendapatkan perlindungan, empati, dan rasa aman dari lingkungan sekitarnya. Namun kenyataannya, korban justru diduga menjadi sasaran tindakan kejahatan yang melanggar nilai kemanusiaan dan hukum.
Selain penegakan hukum terhadap terduga pelaku, pihaknya juga meminta aparat kepolisian dan instansi terkait untuk memberikan perlindungan serta pendampingan psikologis kepada korban agar dapat pulih dari trauma yang dialaminya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan pencabulan dan sodomi tersebut. Proses hukum diharapkan dapat berjalan secara transparan dan profesional demi mengungkap kebenaran serta memberikan rasa keadilan bagi korban.
Masyarakat berharap kasus ini dapat menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat peristiwa tersebut tidak hanya menyangkut satu korban, tetapi juga menyangkut rasa aman warga, terutama anak-anak, di lingkungan sekitar. ( Rez)
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi VI DPRRI Andre
Medan 2 jam lalu
Ribuan Warga Padati Stadion Teladan, Rico Waas Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Medan.
Medan 2 jam lalu
Hadiri Maulid Nabi di Stadion Teladan, Khairul Azmi Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah.
Medan 2 jam lalu
Apel Rutin SDABMBK, Gema Halelu Isa Tekankan Disiplin Harus Tercermin Dalam Kinerja.
Medan 2 jam lalu
150 Kg Sabu Diduga Masuk dari Malaysia, Disamarkan dalam Angkutan Galon Air.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Simalungun Pagi di Simalungun terasa berbeda. Langkah kaki warga berpadu dengan sapaan dan senyum, dalam Jalan Santai Bers
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Berastagi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengabulkan permohonan peninjauangy kembali (PK) terpidana Amry KS Pelawi
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke43
Sumut 9 jam lalu