Minggu, 22 Februari 2026

Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu, Kurirnya Ngaku Kena Begal di Tengah Laut

Jafar Sidik - Minggu, 22 Februari 2026 00:37 WIB
Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu, Kurirnya Ngaku Kena Begal di Tengah Laut
(Dam)
Kombes Jean Calvijn saat konferensi pers 100 hari pemberantasan tindak pidana Narkoba di Aula Patriatama, Sabtu (21/2/2026).

POSMETRO MEDAN-Nyali dua kurir narkoba jaringan internasional berinisial MR dan ZS ini tergolong nekat. Demi meloloskan sabu-sabu asal Malaysia, keduanya memodifikasi jeriken solar agar tak terendus petugas.

Namun, ada cerita drama di balik penangkapan mereka keduanya mengaku sempat dibegal gerombolan misterius saat menjemput barang haram di tengah laut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil menyita total 15 kg sabu-sabu. Penangkapan ini bermula dari informasi akurat mengenai pergerakan narkoba di perairan Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Calvijn membeberkan cara licin pelaku mengelabui petugas. Mereka menggunakan modus ship to ship atau memindahkan barang dari kapal ke kapal di koordinat tertentu.

"Modusnya sangat rapi. Sabu-sabu dimasukkan ke dalam jeriken, lalu bagian bawahnya dijahit kembali. Kalau dilihat sekilas, orang akan mengira itu cuma jeriken berisi solar untuk bahan bakar kapal," jelas Kombes Jean Calvijn dalam konferensi pers, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga:

Saat diringkus, petugas menemukan 12 kg sabu di dalam jeriken tersebut. Tak berhenti di situ, polisi melakukan pengembangan ke sebuah rumah yang dijadikan gudang. Hasilnya mengejutkan.

"Di gudang tersebut kami temukan 17 jeriken serupa. Ini artinya, kedua pelaku sudah berkali-kali melakukan aksi ini. Barang dari Malaysia ini diduga sudah ada yang sempat beredar," tegas mantan Dirresnarkoba Polda Sumut tersebut.

Satu hal yang bikin geleng kepala adalah pengakuan MR dan ZS. Kepada penyidik, mereka curhat kalau aksi penyelundupan sebelumnya tidak berjalan mulus karena mereka dirampok di tengah laut.

Kapal mereka dipepet oleh kelompok lain yang diduga sudah memantau pergerakan mereka. Narkoba yang mereka bawa disikat habis oleh perampok tersebut di tengah perairan gelap.

"Ini yang menarik. Ada fenomena perampokan narkoba di tengah laut. Pengakuan tersangka, kapal mereka dipepet dan barangnya diambil paksa. Tapi kami tidak telan mentah-mentah pengakuan ini, tim akan mendalami nantinya," pungkas Calvijn. (Dam)

Tags
beritaTerkait
Kombes Jean Calvijn Petakan Wilayah, Tiga Polsek Jadi Sorotan Utama
Gak Ada Ampun 100 Hari Kerja Kombes Jean Calvijn, Sikat Ratusan Bandar dan Sita 156 Kg Sabu
Pemilik Pondok Tahfidz di Sei Mencirim Gasak Santriwati, Modusnya Nonton Film Dewasa
IRT Laporkan Dugaan Kekerasan Terhadap Anak ke Polrestabes Medan
Polrestabes Medan Ratakan Barak Narkoba dan Perjudian di Sibolangit
Sinergi di Balik Hujan, Walikota dan Kapolrestabes Komitmen Jaga Kekondusifan Ramadhan
komentar
beritaTerbaru