Rabu, 26 Agustus 2026
Pesawat Pelita Air Angkut BBM Jatuh

Jenazah Pilot Hendrick Lodewijk Adam Sedang Dievakuasi

Faliruddin Lubis - Kamis, 19 Februari 2026 17:44 WIB
Jenazah Pilot Hendrick Lodewijk Adam Sedang Dievakuasi
TNI AD/Fajar
Prajurit TNI mengevakuasi awak pesawat Pelita Air yang jatuh di nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026).

POSMETRO MEDAN, Nunukan- Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Dataran Tinggi Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis siang (19/2) yang menewaskan pilotpesawat kargo Pelita Air, Hendrick Lodewijk Adam.

Pesawat jenis Air Tractor AT-802 dengan nomor registrasi PK-PAA itu jatuh saat dalam penerbangan dari Tarakan menuju Krayan, membawa misi pengantaran bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah perbatasan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait segera bergerak ke lokasi kecelakaan di Gunung Pa' Ramayo, Desa Pa'Bettung, Kecamatan Krayan Timur.

Baca Juga:

Medan pegunungan yang terjal dan akses terbatas tidak menghalangi upaya pencarian. Personel TNI dari Kodim 0911/Nunukan bersama prajurit Satgas Pamtas Indonesia–Malaysia Yon Armed 4/Parahyangan dan Koramil 0911-06/Krayan menjadi yang pertama tiba di lokasi.

Hasil pencarian menemukan pilot dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, evakuasi korban dilakukan dan puing-puing pesawat diamankan guna mendukung proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca Juga:

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, mengonfirmasi bahwa Capt. Hendrick Lodewijk Adam dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.16 WITA.

Dia menegaskan bahwa koordinasi dengan operator, otoritas bandara, dan instansi terkait sudah dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan baik.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini dan mengimbau semua pihak untuk menunggu informasi resmi yang terverifikasi," jelas Lukman.

Pelita Air menyatakan bahwa pesawat tersebut merupakan armada charter khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Saat kecelakaan, pesawat sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan, setelah menyelesaikan distribusi ke Long Bawan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyampaikan bahwa jajaran Polda Kaltara turut bergabung dalam Tim SAR Gabungan. Personel Polri sudah bergerak bersama instansi lain di Kaltara untuk memastikan kondisi awak pesawat. (fajar)

Tags
beritaTerkait
Pesawat Tempur Sukhoi Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin
Karyawan PTPN IV Kebun Rambutan Tewas Kecelakaan Saat Angkut Limbah PKS
Tragis! Gara-gara iPhone, 3 Sekeluarga Tewas Jatuh dari Bukit di Maharashtra India
Sudah 254 Orang Tewas, Ribuan Hilang Tertimbun Runtuhan Gedung
Pembalap Drag Race yang Tewaskan 8 Orang di Kotamobagu Berpotensi Jadi Tersangka
Drag Race Makan Korban: Mobil Pembalap Hantam Penonton, 7 Tewas dan 9 Luka-luka
komentar
beritaTerbaru