POSMETRO MEDAN,Labura – Jenazah Rahmadani boru Siagian (20), korban dugaan pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam boks kontainer plastik di Kota Medan, akhirnya tiba di rumah duka di Gunting Saga, Lingkungan II Palang KA, Kelurahan Gunting Saga, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (11/3/2026).
Setibanya di rumah duka, jenazahkorban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Kedatangan jenazah Rahmadani disambut duka mendalam oleh keluarga dan warga sekitar.
Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika jenazahkorban yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Medan akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya.
Baca Juga:
Sebelumnya, warga Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, digegerkan oleh penemuan jasad seorang perempuan muda di dalam boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru, Selasa (10/3/2026).
Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Rahmadani Siagian (20), seorang perantau asal Kabupaten Labuhanbatu Utara yang baru beberapa waktu menetap di Kota Medan.
Baca Juga:
Rahmadani diketahui bekerja di sebuah toko ponsel di Kota Medan. Selama tinggal di Medan, ia menetap bersama orangtua sambung dan saudara tirinya.
Menurut keterangan, korban sudah dua hari tidak masuk kerja sehingga membuat pemilik toko tempatnya bekerja mencoba menghubungi keluarga korban di kampung halaman karena nomor telepon Rahmadani tidak aktif.
Kabar duka tersebut baru diterima keluarga pada Selasa sore setelah pihak kepolisian memastikan identitas jenazah. Kerabat korban mengaku sangat terkejut mengetahui Rahmadani ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks kontainer plastik yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung permukiman warga.
Awalnya, warga mengira boks tersebut berisi bangkai hewan karena menimbulkan bau tidak sedap. Namun setelah dibuka, warga justru menemukan tubuh manusia yang terbungkus karung dan kain.
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazahkorban dan membawanya ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah warga mengaku sempat melihat seorang pria mengenakan jaket ojek online datang ke lokasi menggunakan sepeda motor. Pria tersebut diduga meletakkan sesuatu ke dalam kontainer sebelum kemudian meninggalkan lokasi. Kesaksian ini memunculkan dugaan bahwa pelaku membuang jasad korban dengan menyamar sebagai pengemudi ojek online.
Keluarga korban yang berada di Labuhanbatu Utara telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Area. Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.(FCB)
Tags
beritaTerkait
komentar