Senin, 16 Maret 2026
Detik-detik Rekaman CCTV Diungkap

Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Rahmadani Masuk Hotel Bersama Tersangka

Faliruddin Lubis - Senin, 16 Maret 2026 12:58 WIB
Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Rahmadani Masuk Hotel Bersama Tersangka
IST/Tangkapan Layar
Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap detik-detik terakhir korban Rahmadani Siagian (19) sebelum ditemukan tewas di dalam sebuah boks kontainer plastik.

"Namun, pada saat dibonceng, beberapa kali boks tersebut hampir jatuh dari pegangan si tersangka pertama," ucap Calvijn.

"Sehingga dengan pendek akal mereka menaruh saja di pinggir sungai tersebut," ujar dia.

Baca Juga:

Calvijn menuturkan bahwa SAN sempat berniat kembali ke pinggir sungai untuk melempar jenazah korban ke sungai. Namun, dia mendapati warga sudah ramai mendapati jenazah korban.

"Para tersangka ini meninggalkan tempat dan kembali lagi ke TKP dengan maksud ingin melempar ke aliran sungai. Namun, tidak terlaksana karena sudah banyak masyarakat," ujar Calvijn.

Baca Juga:

Sebelumnya diberitakan, SAN membunuh korban yang dikenalnya dari media sosial di sebuah hotel pada Senin (9/3/2026).

Motif pembunuhan belum diungkap pihak kepolisian. Warga geger menemukan jenazah wanita pada besok siangnya. Pantauan wartawan, warga ramai berada di pinggiran sungai dekat Gang Seroja.

Ada karung berisi mayat yang diletakkan dalam boks putih. Roni, warga setempat, menuturkan bahwa mayat itu ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB oleh warga yang tinggal dekat pinggir sungai, bernama Doni Sarumaha.(Facebook/Kompas)

Tags
beritaTerkait
Pak Wali! Bangunan Tanpa PBG di Jalan Rajawali Maen Terus, Bosnya Diduga Kebal
Cuaca kota Medan Senin 16 Maret Dominan Hujan Ringan! Daerah Kamu?
Buka Puas Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan
Camat Medan Baru Tegaskan Disiplin dan Kepatuhan SOP, Tidak Tolerir Pelanggaran Hukum
Wali Kota Medan Hadiri Silaturahmi Menko Polkam RI Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat di Kodam I/Bukit Barisan
Pengacara: Pemerasan Berkedok Damai
komentar
beritaTerbaru