Minggu, 03 Mei 2026
Detik-detik Rekaman CCTV Diungkap

Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Rahmadani Masuk Hotel Bersama Tersangka

Faliruddin Lubis - Senin, 16 Maret 2026 12:58 WIB
Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Rahmadani Masuk Hotel Bersama Tersangka
IST/Tangkapan Layar
Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap detik-detik terakhir korban Rahmadani Siagian (19) sebelum ditemukan tewas di dalam sebuah boks kontainer plastik.

POSMETRO MEDAN,Medan– Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sebuah hotel di Kota Medan mengungkap detik-detik terakhir korban Rahmadani Siagian (19) sebelum ditemukan tewas di dalam sebuah boks kontainer plastik.

Dalam rekaman tersebut, korban terlihat datang ke hotel bersama tersangka pelaku pembunuhan, SAN (19). Keduanya tampak memasuki area hotel dan menuju kamar, yang diduga menjadi lokasi terjadinya aksi kejahatan tersebut.

Dari informasi yang beredar, korban diduga dihabisi oleh pelaku SAN di dalam kamar hotel. Setelah kejadian itu, pelaku SAN diduga meninggalkan lokasi dan kembali lagi ke tempat kejadian perkara (TKP) pada keesokan harinya.

Baca Juga:

Saat kembali ke hotel, pelaku SAN diduga membawa jenazah korban yang telah dimasukkan ke dalam boks kontainer plastik. Proses membawa boks tersebut diduga dibantu oleh tersangka lainnya SHR (19), yang menggunakan sepeda motor.

Kasus ini mencuat setelah jasad korban ditemukan di dalam boks kontainer plastik di kawasan Kota Medan. Penemuan tersebut sempat menghebohkan warga dan kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Baca Juga:

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif pembunuhan serta mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tragis tersebut.

Polisi mengungkapkan alasan pelaku inisial SA N (19) membuang jenazah wanita inisial Rahmadani Siagian (19) di pinggir sungai Gang Seroja, Jalan Panglima Denai, Kota Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn menuturkan, berdasarkan pengakuannya, pelaku mulanya bersama rekannya, SHR (19), hendak membuang jenazah itu bukan di pinggiran sungai Gang Seroja.

"Mereka merencanakan untuk membuang bukan di TKP tersebut ternyata," kata Calvijn, saat menggelar pra rekonstruksi di lokasi pada Jumat (13/3/2026).

SAN, lanjut Calvijn, berencana membuang jenazah korban ke daerah lebih jauh lagi karena lokasi tersebut terlalu dengan dengan hotel.

Tags
beritaTerkait
Wow! Ada Nikah di CFD, Rico Waas: Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lihat Foto-fotonya
Rico Waas: Pernikahan Ikatan Sakral Yang Harus Dijaga Hingga Akhir Hayat
Lihat Jejak Kejahatannya Sejak Januari Hingga Maret 2026
Rico Waas: Guru Harus Jadi Sahabat, Kedekatan Emosional Jadi Fondasi Pendidikan
Satuan Brimob Polda Sumut Siaga Humanis di Kantor DPRD Medan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
komentar
beritaTerbaru